Wali Kota Padang Minta Masyarakat Gunakan Perahu Karet Dan Dapur Umum

Wali Kota Padang Minta Masyarakat Gunakan Perahu Karet Dan Dapur Umum

Padang—Wali Kota Padang, Hendri Septa, bersama jajaran menyusuri lokasi banjir di kawasan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah,

Walikota Padang Hendri Septa mengakui Meski dihadapi dengan persoalan banjir, kekompakan masyarakat Kota Padang patut diacungi jempol. Tak hanya kompak, masyarakat saling peduli dan bahu-membahu antar sesamanya.

“Jika bapak dan ibu hendak mengungsi, kami memiliki perahu karet untuk mengantar evakuasi. Apalagi untuk warga kita yang memiliki anak bayi,

Wako menegaskan, perahu karet yang disediakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang saat menangani banjir memang diperuntukan untuk warganya. “Bukan untuk saya, melainkan untuk warga kita yang mengalami musibah,” tambahnya.

Camat Koto Tangah, Darmalis menyebut, dalam menanggulangi beban bencana, pihaknya sudah menyediakan sebanyak tujuh dapur umum dengan penambahan satu dapur umum dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

“Dapur umum tersebut di antaranya, dua di RW 14 Dadok Tunggul Hitam, salah satunya dari Brimob Padang Sarai. Kemudian dua di Jalan Anyelir atau DPR, satu di RW 6 Dadok Tunggul Hitam, RW 8 Dadok Tunggul Hitam, dua di Kantor Camat yang berasal dari ASN Koto Tangah dan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat (Sumbar),”

Adapun distribusinya nanti, untuk posko dapur umum Dadok Tunggul Hitam, diperuntukan untuk masyarakat yang terdampak banjir, di Dadok Tunggul Hitam.

“Sementara dua posko yang terdapat di Kantor Camat Koto Tangah kita fungsikan untuk bantuan terhadap korban bencana banjir di Kelurahan Lubuk Buaya (tafa)