Al-Quran dan Intelektual Muslim Tugasnya di Tengah Masyarakat

Al-Quran dan Intelektual Muslim Tugasnya di Tengah Masyarakat

“Al-Quran dan Intelektual Muslim
Tugasnya di Tengah Masyarakat “.
Oleh : H. Abdel Haq, S.Ag, MA*

Al-Quran sebagai kitab suci samawy,
bukanlah sekedar membicarakan tentang
akhirat saja. Akan tetapi, isi kandungan Al-
Quran mencakup segala yang dibutuhkan
oleh u m a t m a n u s i a .

Al-Quran membicarakan berbagai aspek
kehidupan umat manusia. Baik yang
bersifat mikro dan makro, semuanya itu
tidak luput dari sorotan Al-Quran.

Sungguh banyak didapatkan ayat Al-Quran yang mengungkapkan masalah ilmu
pengetahuan, kemasyarakatan,
perekonomian, politik, termasuk kisah-
kisah umat terdahulu yang sarat makna
bagi kita yang datang

kemudian. Begitu juga selaku umat Islam, Al-Quran pun memfokuskan ajarannya untuk umat  manusia, agar manusia mampu
menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk,
penuntun ke jalan yang paling lurus.
Dengan berpedoman kepada Al-Quran dan
Sunnah, diharapkan umat manusia
menjadi hamba Allah yang bertakwa,

Dalam pengertian yang sebenarnya.
Manusia adalah makhluk Allah yang paling
sempurna dari semua makhluk ciptaan-
Nya. Sehingga Allah Swt menganugerahi
dan mengamanahkan umat manusia
sebagai khalifah di muka bumi.

Sebagai khalifah di muka bumi, pada dasarnya umat manusia dianugerahi amanah, tugas kepemimpinan, tanggung jawab, wewenang untuk memakmurkan bumi, m e m e l i h a r a d a n m e m a n f a a t k a n b u m i

Allah Swt dengan sebaik-baiknya.
memelihara keseimbangan ekosistem,
mewujudkan keadilan, memberantas
kezaliman, mencegah kemaksiatan dan
dekadensi moral yang semakin meningkat
pesat, perjudian yang semakin masif
dengan berbagai modusnya.

Termasuk pengedaran narkoba yang
semakin variatif, yang menginginkan loss
generation, hancurnya generasi ke depan.
Wa na’uzubillahi min dzaalik, aamilin.
Sebelum yadulllahu, power dan kekuasaan
Allah Swt mengambil alih keadaan.

Kiranya, kaum intelektual muslim,
kelompok ulul albab segeralah berbenah,
merapikan barisan, bersatu padu untuk
bergerak melawan kebatilan, menegakkan
kebenaran, mewujudkan keadilan,
melenyapkan kezaliman, menciptakan
keseimbangan, menyelamatkan bumi Allah
Swt dari eksploitasi dan eksplorasi tanpa
terkendali, yang merusak aneka specis
tumbuhan dan binatang,

termasuk merusak alam dan lingkungan demi masa depan generasi mendatang. Terutama d a l a m m e r e a l i s a s i k a n I n d o n e s i a E m a s 2045 untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dunia dan akhirat,

wallaahu a’lam bishshawaab.
* Penulis : Jurnalis, aktivis Dakwah,
Pendidikan dan Sosial, terakhir
Kakankemenag Dharmasraya.