PADANG PANJANG, — SMA Negeri 2 Padang Panjang adakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak bersama Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Sumatera Barat, Ummi Harneli Mahyeldi di halaman sekolah
Deklarasi Sekolah Ramah Anak ini ditandai dengan penandatangan komitmen bersama dan pemasangan selempang kepada delapan siswa-siswi yang menjadi Duta Ramah Anak SMA N 2
Kegiatan itu juga dihadiri Kacabdin Wilayah I Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Korwas SMA/SMK/SLB, Perwakilan Dinas Sosial PPKBPPPA Kota Padang Panjang, MKKS SMA/SMK/SLB Padang Panjang, komite sekolah dan tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan tausiah agama dari Ummi Harneli dan mengingatkan siswa-siswi SMA N 2 untuk selalu hormat dan berbakti kepada kedua orang tua. Melawan dan durhaka kepada kedua orang tua merupakan dosa besar yang sangat dibenci Allah.
Ummi juga mengajak siswa-siswi SMA N 2 untuk selalu rajin belajar dan optimis menatap masa depan.
“Ummi sangat senang dan mendukung sepenuhnya kegiatan deklarasi Sekolah Ramah Anak ini. Semoga SMA N 2 selalu menjadi sekolah yang senantiasa memberikan rasa aman dan nyaman bagi pesarta didik dalam belajar. Serta terjauh dari tindak kekerasan, baik fisik maupun nonfisik,”
Kepala SMA N 2, Dra. Yurnilis mengatakan, deklarasi ini merupakan salah satu upaya menguatkan tagline SMA N 2 menjadi sekolah Rancak (Ramah Anak, Cerdas, Anti Kekerasan) dan Tenar (Tolak Edar Narkoba).
“Kita ingin sekolah kita ini sesuai dan tagline dan bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain, (m.akmal)