SDN 03 Kampung Jawa Wakili Sumbar pada Peluncuran Digitalisasi Pembelajaran Nasional
Kota Solok, – SDN 03 Kampung Jawa Kota Solok wakili Sumatera Barat pada peluncuran Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas yang digelar secara nasional
Penunjukan sekolah yang berada di pusat Kota Solok tersebut sekaligus menegaskan komitmen daerah dalam mendorong pendidikan berbasis teknologi. Dalam beberapa tahun terakhir
Pemerintah Kota Solok memang terus menekankan penguatan mutu pendidikan, termasuk melalui penyediaan jaringan internet di sekolah, peningkatan kompetensi guru, serta integrasi literasi digital dalam pembelajaran. Data Dinas Pendidikan mencatat Kota Solok memiliki 33 SD negeri dan swasta dengan tingkat partisipasi teknologi pembelajaran yang terus meningkat.
Kepala SDN 03 Kampung Jawa, Tan Suwir, S.Pd, mengatakan penunjukan sekolahnya sebagai percontohan merupakan kebanggaan bagi Kota Solok.
“Ini bukan hanya kehormatan bagi sekolah, tetapi juga bagi Kota Solok. Artinya, kesiapan kami dalam pembelajaran digital diakui di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) membawa perubahan besar dalam proses belajar. Siswa terlihat lebih antusias, sementara materi yang sebelumnya abstrak kini lebih mudah dipahami karena divisualisasikan secara langsung.
Perubahan ini juga dirasakan guru. Gorlis Gianto, guru kelas 2, menjelaskan bahwa siswa kelas rendah yang biasanya cepat bosan kini lebih fokus.
“Visualisasi video dan gambar membuat mereka lebih tertarik. Konsep yang sulit bisa dijelaskan dengan lebih sederhana,” ungkapnya.
Guru sekaligus bendahara sekolah, Sofyan Wicandra, juga menilai kehadiran IFP menghidupkan suasana kelas.
“Anak-anak bisa langsung menyentuh panel untuk menjawab soal atau melihat simulasi. Mereka belajar sambil bereksplorasi,” katanya.
Dari sisi pemerintah daerah, penguatan teknologi pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia.
Kota Solok tercatat sebagai salah satu kota dengan angka partisipasi sekolah tertinggi di Sumatera Barat, dan program digitalisasi dinilai akan memperkuat kualitas pembelajaran. Beberapa sekolah di Kota Solok juga mulai memanfaatkan platform pembelajaran digital dan pelatihan guru berbasis TIK (rel/mulyani)