HOTAS 2026 Roadshow Dimulai, Malaysia Bidik Wisatawan Indonesia untuk Visit Malaysia 2026

HOTAS 2026 Roadshow Dimulai, Malaysia Bidik Wisatawan Indonesia untuk Visit Malaysia 2026

Jakarta, – Presiden Homestay Malaysia sekaligus Ketua Homestay Tourism Showcase (HOTAS) 2026, Dato’ Haji Sahariman bin Hamdan, melakukan kunjungan resmi ke Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani kedua belah pihak untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, pariwisata, budaya, dan pengembangan masyarakat.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian HOTAS 2026 Indonesia Roadshow yang berlangsung pada 24 Juni hingga 2 Juli 2026 di Jakarta, Bogor, Bukittinggi, dan Pekanbaru.

Kegiatan ini terlaksana bekerja sama dengan Tourism Malaysia dalam rangka mendukung kampanye Visit Malaysia 2026

Program ini bertujuan memperkenalkan berbagai produk wisata Malaysia kepada pasar Indonesia sekaligus mempererat hubungan antara pelaku industri pariwisata kedua negara.

Kedatangan Dato’ Sahariman bersama delegasi Homestay Malaysia disambut hangat oleh civitas akademika STP Sahid Jakarta melalui pertunjukan budaya dari Sanggar Tari Sunda yang menampilkan kekayaan seni dan budaya Indonesia

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Elly Susiasna, Anggota Dewan Pendidikan Kota Bogor Deny Bos, Ketua Program Studi Pariwisata Dr. Suci Sandi Wahyuni, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Bogor Jamaludin, serta jajaran pimpinan dan mahasiswa STP Sahid Jakarta.

Dalam paparannya, Dato’ Sahariman menjelaskan perkembangan industri pariwisata Malaysia serta peran penting program homestay dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Menurutnya, Malaysia tengah mempersiapkan berbagai program unggulan menjelang Visit Malaysia 2026 dengan target meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara melalui pengalaman wisata yang autentik, berkelanjutan, dan berbasis komunitas.
Ia menyebut Indonesia tetap menjadi salah satu pasar wisatawan terbesar bagi Malaysia dan menempati posisi kedua penyumbang kunjungan wisatawan internasional

Kedekatan budaya, bahasa, sejarah, serta konektivitas penerbangan yang kuat menjadikan Indonesia sebagai mitra strategis dalam pengembangan sektor pariwisata Malaysia.

“Indonesia selalu menjadi sahabat dan mitra penting Malaysia dalam sektor pariwisata. Kami sangat menghargai dukungan masyarakat Indonesia dan mengundang lebih banyak wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Malaysia dalam rangka Visit Malaysia 2026,” ujar Dato’ Sahariman.

Selain memperkenalkan destinasi unggulan seperti Kuala Lumpur, Melaka, Pulau Pinang, Langkawi, Sabah, dan Sarawak, Dato’ Sahariman juga mempromosikan Program Homestay Malaysia yang telah mendapat pengakuan internasional sebagai model wisata berbasis komunitas yang berhasil.

Program homestay tersebut memungkinkan wisatawan tinggal bersama keluarga angkat untuk merasakan langsung kehidupan masyarakat setempat, mulai dari budaya, adat istiadat, kuliner tradisional, permainan rakyat hingga aktivitas keseharian warga.

Selain memberikan pengalaman yang autentik bagi wisatawan, program ini juga berkontribusi meningkatkan pendapatan masyarakat desa, membuka lapangan kerja, serta melestarikan budaya dan lingkungan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, delegasi Homestay Malaysia juga berpartisipasi dalam National Business Tourism Expo (B2B Expo) yang digelar di Grand Premier Hall Politeknik Sahid Jakarta.

Kegiatan ini mempertemukan pelaku industri pariwisata, institusi pendidikan, pengelola homestay, pegiat ekowisata, serta lembaga promosi pariwisata dari Indonesia dan Malaysia guna menjajaki peluang kerja sama strategis dan pengembangan pasar regional.

Melalui platform HOTAS 2026, sejumlah produk wisata Malaysia yang dipromosikan antara lain Program Homestay Malaysia, wisata budaya dan warisan, wisata kuliner dan gastronomi, ekowisata dan wisata pedesaan, program pertukaran pelajar dan komunitas, wisata pendidikan, serta wisata berbasis komunitas dan usaha kecil di kawasan pedesaan.

Dato’ Sahariman juga mengumumkan bahwa promosi pariwisata Malaysia akan terus dilanjutkan di berbagai kota besar di Indonesia. Bahkan, pada 27 hingga 29 September 2026, akan digelar promosi khusus pariwisata Malaysia yang menghadirkan berbagai paket wisata dan peluang kerja sama bagi pelaku industri pariwisata kedua negara.

Selain itu, ia turut memperkenalkan keberadaan jaringan Homestay Malaysia sebagai alternatif akomodasi yang menawarkan pengalaman menginap yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat lokal.

Wakil Rektor STP Sahid Jakarta menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Homestay Malaysia. Menurutnya, kerja sama yang telah terjalin melalui MoU diharapkan dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata seperti pertukaran mahasiswa, magang industri, penelitian bersama, pengembangan produk wisata berbasis masyarakat, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Indonesia dan Malaysia.

“Kerja sama ini menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan internasional sekaligus memperluas jejaring di sektor pariwisata.

Kami berharap hubungan yang telah terjalin dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi dan masyarakat,” ujarnya.
Program yang berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif tersebut ditutup dengan sesi dialog bersama mahasiswa mengenai pengelolaan homestay, pengembangan pariwisata berbasis komunitas, strategi promosi destinasi, serta peluang kerja sama pariwisata lintas negara antara Indonesia dan Malaysia. ( Mdtk)