Tradisi   “Malapeh Kawua”Nagari Tabek Sirah Talu Kecamatan Talamau Ini Pesan Bupati Pasaman

Tradisi “Malapeh Kawua”Nagari Tabek Sirah Talu Kecamatan Talamau Ini Pesan Bupati Pasaman

Pasaman Barat, –Warga Masyarakat  Nagari Tabek Sirah Talu,Kecamatan Talamau laksanakan tradisi Kawua untuk menyambut musim tanam kedua tahun 2024,  di Masjid Raya Nurul Iman Jorong Tabek Sirah Talu, Kecamatan Talamau.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Doddy San Ismail, Kepala Dinas Perikanan Zulfi Agus, Kepala Dinas Sosial Randy Hendrawan, Camat, Wali Nagari, PPL, dan stakeholder terkait.

Bupati Hamsuardi berharap agar niat baik kelompok tani menjelang turun ke sawah mendapat ridho dari Allah SWT. Upaya ini merupakan bentuk syukur dan strategi untuk meningkatkan hasil panen hingga mencapai 8 hingga 10 ton per hektar. Malapeh Kawua adalah tradisi yang dilaksanakan secara bersama-sama dalam kebaikan, sesuai dengan tema pada hari itu, “tuah nagari dek sapakaik, tuah patahunan dek sarantak”.

“Allah akan memberi rezeki, apabila manusia berusaha dan ikhtiar dijalanNya. Apapun yang dilakukan, baik menanam padi maupun usaha lainnya. Sawah di Talu ini luasnya mencapai 2000 hektar, ada sekitar 400 hektar yang sudah melaksanakan tanam 2 kali. Sisanya hanya 1 kali musim tanam. Kita disini hadir mendorong agar petani menanam 2 hingga 3 kali setahun dengan dibantu tambahan subsidi pupuk mencapai 1000 ton urea dan npk,”

Pj Wali Nagari Tabek Sirah Talu, Refqi Jufri, mengucapkan terima kasih kepada tim panitia yang telah merancang kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Malapeh Kawua dilaksanakan setiap tahun sebagai ungkapan syukur atas berkah dari Allah SWT. Namun, karena pandemi, kegiatan ini sempat terhenti dalam dua tahun terakhir. Ia berharap hasil panen pada tahun ini dapat menjadi berkah dan melimpah (lukman hasibuan)