Miliki NPSN, Kakan Kemenag Tanah Datar Dorong MTs Daarul Ihsan Balimbing Menuju Madrasah Unggul

Miliki NPSN, Kakan Kemenag Tanah Datar Dorong MTs Daarul Ihsan Balimbing Menuju Madrasah Unggul

Tanahdatar– Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar, H. Amril, melakukan kunjungan kerja dan  memberikan pembinaan kepada Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di MTs Daarul Ihsan, Nagari Balimbing, Selasa (3/2).

Kunjungan ini terasa istimewa karena MTs Daarul Ihsan baru saja meraih Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sebagai bentuk pengakuan resmi satuan pendidikan secara nasional.

Pimpinan Pondok, Deni Permana, dalam laporannya menjelaskan bahwa madrasah yang kini memasuki tahun ketiga tersebut mengelola 49 siswa di kelas VII dan VIII. Sementara, 12 siswa kelas IX harus terdata di Ponpes Daarul Muwahhidiin untuk syarat ujian karena kendala izin operasional, namun kini dengan adanya NPSN, MTs Daarul Ihsan siap mandiri secara administrasi.

Saat ini, kekuatan SDM madrasah didukung oleh 17 guru MTs dan 5 guru pondok yang berkomitmen memajukan lembaga pendidikan di Kecamatan Rambatan tersebut.

Deni Permana menyebut rencana strategis ke depan untuk mengurus izin Pondok Pesantren, mengingat fasilitas asrama putra dan putri telah tersedia. Pihak yayasan juga membuka peluang untuk pengembangan jenjang Madrasah Aliyah (MA) guna mengakomodasi lulusan MTs dan program unggulan tahfiz yang menargetkan lulusannya mampu menghafal 15 Juz Al-Qur’an.

Visi ini disambut positif sebagai upaya memperluas akses pendidikan keagamaan yang berkualitas di wilayah Nagari Balimbing.

Kepala Kementerian Agama Tanah Datar  H. Amril menekankan pentingnya akselerasi mutu pasca-terbitnya NPSN melalui penguatan kompetensi guru secara menyeluruh, baik dari sisi pedagogik, kepribadian, sosial, maupun profesional. “Kita harus menyelaraskan kurikulum dengan kebijakan terbaru Kementerian Agama, yaitu Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan deep learning. Saya juga meminta agar manajemen tata kelola, mulai dari administrasi, keuangan, hingga SDM, disempurnakan agar madrasah ini memiliki pondasi yang kuat untuk berkembang,” tegas H. Amril.

H. Amril berpesan agar para guru senantiasa menjadi Uswah Hasanah atau teladan bagi para siswa serta tetap inovatif dan melek terhadap digitalisasi pembelajaran. Beliau juga menyarankan penguatan branding madrasah melalui program keterampilan tambahan seperti merajut, tata boga, dan pertanian guna menarik minat masyarakat pada masa PPDB mendatang

. “Kuatkan nilai jual madrasah kita; selain tahfiz, bekali santri dengan keterampilan hidup agar mereka siap menghadapi realitas di tengah masyarakat,” tambahnya saat pembinaan yang juga dihadiri oleh Pembina Yayasan M. Peto Alam, Kepala MTs, serta Angku Syahrir selaku wakif tanah madrasah.

Menjadi harapan bersama agar MTs Daarul Ihsan semakin berkembang pesat, baik dari segi kuantitas siswa maupun kualitas pendidikan, serta lebih mudah menjangkau akses bantuan sarana prasarana melalui sinergi berbagai pihak. Sebagai bentuk dukungan nyata,

Kemuduan Kemenag Tanah Datar melalui Seksi Penmad turut menyerahkan bantuan seragam sekolah untuk 17 siswa kelas VII. Dengan semangat kebersamaan, madrasah ini diharapkan mampu menjadi pilar pendidikan Qur’ani yang membanggakan di Kabupaten Tanah Datar. (Rel/mdtk)