Menteri E-Kraf RI Kenakan Pakaian Adat Minangkabau, Puji Budaya dan Kuliner Tanah Datar

Menteri E-Kraf RI Kenakan Pakaian Adat Minangkabau, Puji Budaya dan Kuliner Tanah Datar

Tanah Datar — Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, tampil memukau saat mengenakan pakaian adat Minangkabau di Istano Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar.

Busana kebesaran yang sarat filosofi itu dihiasi sulaman emas sebagai simbol kekayaan alam dan kejayaan adat Minangkabau. Balutan pakaian tersebut membuat penampilan Menteri Riefky terlihat gagah dan berwibawa.

Sebelum mengenakan pakaian adat, Menteri Riefky dijamu dengan tradisi makan bajamba, ritual makan bersama khas Minangkabau.

Jamuan hangat tersebut berlangsung bersama Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Anton Yondra, Wakil Ketua DPRD Nurhamdi Zahari, Kamrita serta sejumlah anggota DPRD lainnya.

Hadir pula jajaran Forkopimda Tanah Datar, Sekda Abdurrahman Hadi, Ketua TP-PKK Ny. Lise Eka Putra, serta Ketua GOW Ny. Dwinanda Ahmad Fadly.

Usai menikmati makan bajamba, Menteri Riefky mengungkapkan rasa bahagia dan kekagumannya. “Saya sangat bahagia bisa memakai baju kebesaran adat Minangkabau, dan jamuan makan bajambanya sungguh luar biasa,” ujarnya.

Ia juga memuji kekayaan wisata Tanah Datar yang menurutnya memiliki daya tarik besar. “Saya bersama teman-teman E-Kraf berkesempatan hadir di Kabupaten Tanah Datar.

Di sini banyak tempat bersejarah, alamnya indah, dan makanannya luar biasa lezat. Jadi, saya mengajak teman-teman di mana pun berada untuk datang ke sini menikmati potensi wisata yang ada di Tanah Datar,” ajaknya.

Selain itu, sang menteri juga menyoroti kelezatan kuliner Minangkabau. “Semua kulinernya sangat luar biasa, tetapi tadi ada sambalado baluik, itu yang paling enak,” selorohnya sambil tersenyum.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap keindahan budaya lokal, Menteri Riefky bahkan menyempatkan diri berfoto dengan latar belakang megahnya Istano Pagaruyung, menambah kesan mendalam dari kunjungannya.

Kehadiran Menteri E-Kraf yang mengenakan pakaian adat dan merasakan langsung tradisi Minangkabau diharapkan semakin memperkuat promosi budaya serta potensi wisata Tanah Datar sebagai destinasi unggulan di Sumatera Barat.