Ketua Dasawisma Nagari Pangian Paparkan Inovasi Kelompoknya Dihadapan Tim Penilai Tingkat Sumbar

Ketua Dasawisma Nagari Pangian Paparkan Inovasi Kelompoknya Dihadapan Tim Penilai Tingkat Sumbar

-Tanah Datar, Ketua Dasawisma Glatik 9 Jorong Tago Palange Nagari Pangian Kecamatan Lintau Buo Paparkan Inovasi Inovasi Kelompoknya dihadapan Juri Penilan Temu Dasawisma Berprestasi Tingkat Sumbar Di Aula Kantor TP PKK Sumbar 

Temu Ketua Dasawisma Berptestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2025 tersebut di buka langsung Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi yang turut dihadiri Staf Ahli TPPKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Dianita Maulin Vasko yang juga sekaligus tim penilai Dasawisma Berprestasi Tingkat Sumbar tersebut.

Ketua TPPKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi menyampaikan dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dari itu Harneli Mahyeldi berikan apresiasi atas semangat dan kreativitas para peserta dan berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bersama dalam memperkuat program keluarga yang berkelanjutan dan berdampak langsung ke masyarakat.

“Peserta yang tampil pada temu ketua dasawisma berprestasi ini tentu yang terbaik, perwakilan daerahnya masing-masing, apa yang diekspos oleh kawan-kawan kita di daerah lain itu menjadi rujukan bagi kita, menjadi hal penambah ilmu wawasan kita bahwasanya hal ini juga baik untuk dilaksanakan,”

ketua kelompok dasawisma Gelatik 9 Tago Palange Nagari Pangian  Afriyanti dalam eksposenya memaparkan berbagai inovasi kelompok seperti Iuran Keuntungan Berkah (yutuber), Arisan Baralek atau pesta (Rilek) seperti betgantian membawa ayam saat pesta.

Meningkatkan ekonomi keluarga anggota dasawisma gelatik 9 yang tergabung dalam kelompok UP2K juga memiliki inovasi bagi kaum perempuan yaitu sekolah perempuan untuk menggapai cita-cita (Sekoper Cinta) seperti pelatihan dan juga membuat usaha keripik durian jahe wedang dan usaha rumahan lainnya.

Dibidang pendidikan juga ada inovasi Semangat Membaca Bersama Pojok Literasi (Sejoli) bagi anak-anak kelompok dasawisma Gelatik 9.

Bercocok Tanam di Halaman Rumah (Beta Dirumah) yaitu menanam sayuran di pekarangan rumah, toga dan budidaya tanaman serta bonsai atau kebun sayur kelompok dimana hasil penjualannya disisihkan untuk Kas kelompok.

Inovasi lain yang dikembangkan dasawisma ini juga ada Budidaya Belut dalam Drum (Bedrum), Gotong Royong 1 Jam Sehari (Gorsari), Sampah Sederhana Warga Untuk Rumah Kompos (Sewa Ruko), Gerakan Mencuci Tangan Sebelum Masuk Rumah (Gerangan Mama) dan Gerakan Peduli Sehat (Geliat).

Dimana inovasi dan program dasawisma Gelatik 9 tersebut merupakan kegiatan yang sudah menjadi kegiatan rutin untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga serta upaya mencegah stunting dalam keluarga.(rel/mdtk)