Dosen UIN Bukittinggi Ilham Mustafa MA Khatib Idul Fitri Di Masjid Nur Iman Kumango, Ini Harapannya

Dosen UIN Bukittinggi Ilham Mustafa MA Khatib Idul Fitri Di Masjid Nur Iman Kumango, Ini Harapannya

SATanah Datar –Dosen di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Ilham Mustafa, MA menyampaikan tentang urgensi kemenangan di hari Fitri, bahwa kemenangan sejati bukan sekadar kembali berbuka setelah sebulan berpuasa, melainkan keberhasilan dalam mengendalikan hawa nafsu serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Hal itu disampaikan Ilham mustafa Dalam Khotbahnya di Masjid Nur Iman Kumango yang dihadiri ratusan warga Kumango

Dalam khutbahnya, Ilham Mustafa merujuk pada Surah Al-Baqarah ayat 214, yang mengingatkan umat Islam tentang ujian dan cobaan dalam kehidupan.

Ia menegaskan bahwa masuk surga bukanlah perkara mudah, melainkan membutuhkan kesabaran dan keteguhan iman. Cobaan yang menimpa umat terdahulu menjadi pelajaran berharga, bahwa pertolongan Allah selalu dekat bagi hamba-Nya yang bersabar dan tetap berpegang teguh pada keimanan.

Sebelum pelaksanaan salat, anak dari H. Nurman, sebagai perwakilan keluarga wakif masjid,  mengucapkan Minal Aidin wal Faizin, memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh jamaah

Selain itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan almarhumah istri H. Nurman, yang berpulang dua minggu sebelum Ramadan. Ucapan ini disambut dengan doa dan rasa haru dari para jamaah.

sebelumnya pengurus masjid, Nelson, memberikan laporan keuangan tahunan. Ia merinci pemasukan dan pengeluaran kas masjid selama tahun ini, termasuk dana infaq dan wakaf yang telah digunakan untuk operasional serta perbaikan fasilitas masjid.

Laporan ini menunjukkan transparansi dalam pengelolaan dana umat dan mendapatkan apresiasi dari jamaah yang hadir.

Perayaan Idul Fitri 1446 H di Masjid Nur Iman Kumango berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan takbiran yang menggema sejak malam hari, diikuti oleh para jamaah yang dengan penuh suka cita menyambut hari kemenangan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa.

Pada pagi harinya, jamaah mulai berdatangan ke masjid sejak pukul 07.00 WIB. Tepat pukul 08.00 WIB, Salat Idul Fitri dimulai dengan penuh kekhusyukan.

Sebelum pelaksanaan salat, anak dari H. Nurman, sebagai perwakilan keluarga wakif masjid, menyampaikan sepatah kata kepada jamaah. Dalam sambutannya, ia mengucapkan Minal Aidin wal Faizin, memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh jamaah. Selain itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan almarhumah istri H. Nurman, yang berpulang dua minggu sebelum Ramadan. Ucapan ini disambut dengan doa dan rasa haru dari para jamaah.

Setelah itu, pengurus masjid, Nelson, memberikan laporan keuangan tahunan. Ia merinci pemasukan dan pengeluaran kas masjid selama tahun ini,

Termasuk dana infaq dan wakaf yang telah digunakan untuk operasional serta perbaikan fasilitas masjid. Laporan ini menunjukkan transparansi dalam pengelolaan dana umat dan mendapatkan apresiasi dari jamaah yang hadir.(mdtk)