Catatan Lansia Minangkabau (14) “Mengisi Masa Lansia dengan Olahraga dan Silaturahmi “

Catatan Lansia Minangkabau (14) “Mengisi Masa Lansia dengan Olahraga dan Silaturahmi “

Oleh Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, SH., MH.

Memang tidak bisa dipungkiri, persoalan yang dihadapi oleh kaum lansia saat ini tidak lagi semata-mata berkaitan dengan mencari nafkah untuk anak-anaknya. Pada usia lanjut, perhatian lebih banyak tertuju kepada persoalan kesehatan serta perasaan batin yang semakin mudah iba dan mudah tersentuh oleh berbagai keadaan.

Karena itu, agar kita tetap energik dan bersemangat menjalani kehidupan di usia lanjut, salah satu caranya adalah menyalurkan hobi yang pernah dilakukan ketika masih muda. Tentu saja, kegiatan tersebut harus disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kemampuan kita sekarang. Jangan sampai keinginan untuk tetap aktif justru membuat tubuh menjadi terbebani.

Berolahraga pada pagi hari dapat menjadi pilihan yang baik. Senam ringan, berjalan kaki, bermain tenis meja, bulu tangkis, atau bersepeda dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tidak perlu mengejar prestasi seperti ketika masih muda. Yang terpenting adalah tubuh tetap bergerak, pikiran tetap aktif, dan hati tetap merasa gembira.

Bahkan, apabila ada event atau pertandingan olahraga khusus lansia, tidak ada salahnya kita ikut berpartisipasi. Keikutsertaan dalam pertandingan bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan atau mendapatkan juara, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman, memperluas pergaulan, dan mempererat silaturahmi.

Olahraga juga menjadi kesempatan untuk bertemu kembali dengan kawan-kawan lama yang mungkin sudah lama tidak berjumpa. Di sisi lain, kita juga dapat berkenalan dengan teman-teman baru yang memiliki hobi dan semangat yang sama. Dari pertemuan tersebut terjalin komunikasi, saling mengenal, saling menyapa, dan akhirnya terbangun kembali hubungan persahabatan yang baik.

Begitu pula apabila ada kegiatan reuni sesama anggota kelompok atau teman-teman dalam grup WhatsApp, sebaiknya kita ikut serta selama kondisi memungkinkan. Janganlah karena merasa sudah tua kemudian kita menjauh dari kegiatan berkumpul bersama kawan-kawan. Justru melalui reuni dan pertemuan sesama lansia, banyak kenangan lama yang kembali hadir dalam ingatan.

Ketika berkumpul bersama teman-teman seperjuangan, kita dapat mengenang kembali masa-masa ketika masih aktif bekerja. Cerita tentang pekerjaan, suka dan duka yang pernah dilalui, pengalaman bersama, bahkan hal-hal kecil yang dahulu mungkin dianggap biasa, sering kali menjadi kenangan yang sangat berharga ketika kita mengingatnya kembali.

Reuni seperti itu bukan sekadar pertemuan untuk bernostalgia. Lebih dari itu, reuni dapat menjadi cara untuk menjaga hubungan persahabatan, mengobati rasa rindu kepada kawan-kawan lama, sekaligus memberikan kebahagiaan dan semangat baru dalam menjalani masa lansia.

Inilah salah satu manfaat penting dari kegiatan bersama bagi kaum lansia. Kita menjaga tubuh melalui olahraga, menjaga pikiran melalui aktivitas, dan menjaga hati melalui silaturahmi. Ketiganya saling melengkapi agar kehidupan di usia senja tetap sehat, aktif, dan penuh kebahagiaan.

Usia boleh bertambah, tetapi semangat hidup jangan sampai ikut berkurang. Selama tubuh masih mampu bergerak dan kesempatan untuk berkumpul masih ada, mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Salurkan hobi, ikuti kegiatan olahraga, hadiri reuni, bertemu kawan lama, berkenalan dengan teman baru, dan terus pererat silaturahmi.

Tua adalah kepastian, tetapi tetap energik, sehat, bersahabat, dan bahagia adalah pilihan yang dapat kita usahakan.