Sambut Tahun Baru 1 Muharram, Ratusan Santri Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko Lintau Buo Ikuti Pawai Obor

Sambut Tahun Baru 1 Muharram, Ratusan Santri Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko Lintau Buo Ikuti Pawai Obor

Tanah Datar — Ratusan Santri malam Tigo Jangko Kecamatan lintau Buo  ikuti   Pawai obor ini digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H sebagai simbol semangat hijrah dan cahaya Islam yang terus menerangi.

Kegiatan pawai obor dimulai sekitar pukul 20.39 WIB dengan mengambil titik start dari Pondok Pesantren Darul Ulum Nagari Tigo Jangko. Rute yang dilalui peserta pawai yakni dari Ponpes Darul Ulum menuju Simpang SMPN 2, Simpang Pasar Jum’at, Simpang Kantor Wali Nagari Tigo Jangko, Simpang Lupi, dan kembali finis di Pondok Pesantren Darul Ulum Nagari Tigo Jangko.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute pawai.

Semangat para santri tak sedikit pun surut meski malam mulai larut. Sorak gembira dan langkah kompak mereka menunjukkan betapa antusiasnya santri menyambut tahun baru Hijriah. Bagi mereka, pawai ini bukan sekadar tradisi, tapi wujud kecintaan kepada Islam dan tekad untuk memulai lembaran baru yang lebih baik.

Personel Polsek Lintau Buo melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawalan pawai obor yang diselenggarakan oleh santri Pondok Pesantren Darul Ulum Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo, pada Senin (15/6/2026) malam.

Pawai obor yang diikuti oleh para santri tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute pawai.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, personel Polsek Lintau Buo melaksanakan pengamanan dan pengawalan selama berlangsungnya pawai. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk mengatur arus lalu lintas serta memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan masyarakat.

Berkat sinergi yang baik antara panitia penyelenggara dan aparat kepolisian, seluruh rangkaian kegiatan pawai obor berjalan dengan lancar, aman, dan tertib hingga selesai. Situasi selama kegiatan terpantau dalam keadaan aman dan terkendali.

Pimpinan pesantren yang turut menyaksikan dari barisan depan mengapresiasi kekompakan dan kedisiplinan santri.

Menurut beliau, pawai obor ini menjadi momentum untuk mengingatkan kembali makna hijrah: meninggalkan kebiasaan buruk, menyalakan semangat kebaikan, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

Malam itu, Tigo Jangko tidak hanya diterangi lampu jalan, tetapi juga oleh cahaya obor dan semangat santri Darul Ulum. Dengan pawai ini, diharapkan 1 Muharram menjadi titik awal perubahan bagi seluruh santri untuk terus melangkah maju dalam ilmu dan akhlak (rel/mdtk).