Dies Natalis Ke 59, ISI Padang Panjang Adakan Orasi Ilmiah Dari Kemenkumham Sumbar

Dies Natalis Ke 59, ISI Padang Panjang Adakan Orasi Ilmiah Dari Kemenkumham Sumbar

PADANG PANJANG, — Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang  adakan Sidang Senat Terbuka dan Orasi Ilmiah di Gedung Pertunjukan Hoeridjah Adam dalam rangka Dies Natalis ke-59, Kamis (19/12/2024).

Dies Natalis ini mengusung tema “Perkembangan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dengan Pesatnya Inovasi Digital”. Menghadirkan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kemenkumham Sumatera Barat, Ruliana Pendah Harsiwi, M.H sebagai orator

Dies natalis itu  juga dihadiri  Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Putra Dewangga, S.S,M.Si, perwakilan Kejaksaan Negeri, Secata B, Bank Nagari dan BSI sebagai bank mitra.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kemenkumham Sumatera Barat, Ruliana Pendah Harsiwi, M.H meminta  para civitas akademika ISI harus memahami pentingnya perlindungan karya-karya mereka sebagai bentuk aset intelektual yang bernilai tinggi.

“Diera digital yang semakin pesat, perlindungan terhadap HKI menjadi salah satu aspek penting yang harus dipahami dan diterapkan para pelaku seni. Inovasi tidak hanya berhenti pada hasil karya, tetapi juga harus diiringi dengan kesadaran akan pentingnya melindungi hak cipta, paten, merek, dan desain yang menjadi aset bernilai tinggi,”

Rektor ISI, Dr. Febri Yulika, S.Ag, M.Hum menyampaikan, ISI sebagai perguruan tinggi seni yang sudah berdiri lebih dari setengah abad, perlu menggali potensi yang bisa dihadirkan dan harus menyadari ancaman dan tantangan yang berhadapan dengan kehidupan akademik.

“Kampus ini punya produk seni serta sentra budaya yang punya pengaruh besar di Asia Tenggara. Dengan demikian kita mesti mengambil peluang dari kesempatan yang kita miliki untuk berinovasi dalam pengembangan kampus,

Kegiatan ini diakhiri   dengan pemberian penghargaan kepada mahasiswa berprestasi ISI Padang Panjang. (m.akmal)