Tanah datar,—Ketua Forum Komunikasi Persatuan Warga Sungayang Nasional Berikan Bantuan kepada korban banjir Bandang Kabupaten Tanah Datar
Bantuan tersebut diantarkan langsung oleh Ketua H.Yulhendri bersama pengurus lainnya Donni Imra. Andi Nazif , Fadly Maksum, Robby Yusri dan juga didampingi M Shadiq Pasadiqoe anggota DPR RI Terpilih kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra secara Simbolis Di Posko Utama Indo Jalito Batusangkar
Ketua ForumKetua Forum Komunikasi Persatuan Warga Sungayang Nasional H.Yulhendri menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra karena ditengah kesibukan beliau masih menyempatkan diri dengan kami dari Perwakilan Perantau Sungayang

Kedatangan kami memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian perantau kami dari Jakarta yang merasa prihatin dan ikut berduka atas musibah warga Tanah Datar akibat banjir bandang dan tidak saja merenggut jiwa tapi juga merusak rumah dan ratusan ha sawah pertanian dan sejumlah insprastuktur lainnya
Kemudian semua bantuan akan kami antarkan langsung kepada warga yang kena musibah Dan setelah kami berkoordinasi dengan posko utama terhadap bantuan kami berikan secara langsung dengsn jumlah bantuan berupa barang, Magic Com Miyako, Kompor Gas Rinnai dan Tabung Gas 3 kg + isi dan Rp Dengan total bantuan seluruh Rp. 170 juta
Karena itulah kami berharap bantuan yang kita berikan tersebut bisa dimamfaatkan warga kita yang sedang berduka dan pak Bupati kami minta tetap bersemangat melaksanakan tugas yang mulia ini
Bupati Eka Putra, atas nama masyarakat Tanah Datar menyampaikan terima kasih kepada perantau sungayang yang ikut memberikan kepeduliannya kepada warga kita yang kena musibah khususnya yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.
“Terima kasih kepada semua pihak, masyarakat, donatur, dermawan, organisasi masyarakat ataupun pemerintah daerah yang memberikan bantuan kepada Tanah Datar, bantuan seperti ini menjadi penyemangat bagi kami untuk segera bangkit,”
Dikatakan Bupati lagi, berbagai upaya dan langkah telah dilakukan Pemerintah Daerah bersama Pemerintah Provinsi dan Pusat serta pihak terkait lainnya pasca bencana banjir bandang dan longsor yang telah menyebabkan korban meninggal dunia 32 orang dan korban hilang 10 orang.
“Upaya pencarian korban hilang masih dilanjutkan sampai pihak keluarga ikhlas, pembersihan berbagai infrastruktur dan rumah masyarakat dari material bencana juga terus dilaksanakan (mdtk)