Ratusan Santri Darul Ulum Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo Ikuti Dzikir Bersama Awal Semester Genap

Ratusan Santri Darul Ulum Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo Ikuti Dzikir Bersama Awal Semester Genap

Tanahdatar — Ratusan santri dan asatidz Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangki mengikuti kegiatan dzikir dan doa bersama dalam rangka Khutbatul Arasy awal Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026, sekaligus mengisi momentum pergantian tahun baru dengan kegiatan positif dan bernilai ibadah, pada Rabu, 31 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di lingkungan pondok pesantren dan diikuti oleh seluruh santri serta dewan asatidz.

Acara diawali dengan istighfar dan shalawat yang dipimpin oleh Ustadz Wardiantono, Lc., M.Pd., sebagai bentuk penyucian hati dan persiapan spiritual sebelum memasuki rangkaian kegiatan selanjutnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko  Ustadz Burhanuddin, Lc., M.A., menyampaikan nasehat-nasehat penggugah qalbu kepada seluruh santri. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya menjaga iffah (kehormatan diri) sebagai seorang Muslim, baik dalam sikap, pergaulan, maupun dalam menjaga lisan dan perbuatan di kehidupan sehari-hari.

Selain itu, beliau juga mengajak para santri untuk meningkatkan semangat berlomba-lomba dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, menjadikan setiap aktivitas sebagai ibadah, serta membangun karakter santri yang disiplin, istiqamah,

Pimpinan pondok juga mengingatkan bahwa masa libur hendaknya dimanfaatkan untuk menyegarkan fisik dan ruhani tanpa meninggalkan kebiasaan baik yang telah dibangun di pesantren. Santri diharapkan tetap menjaga ibadah, adab, dan kedisiplinan meskipun berada di luar lingkungan pondok.

Menutup nasehatnya, Ustadz Burhanuddin, Lc., M.A., mengajak seluruh santri agar setelah selesai masa libur dan kembali ke pesantren dapat melanjutkan kegiatan belajar dengan penuh semangat, tekad yang kuat, serta niat yang ikhlas karena Allah SWT, sehingga semester genap dapat dijalani dengan lebih baik dan penuh prestasi.

Setelah memberikan nasehat, pimpinan pondok kemudian menutup rangkaian acara dengan doa bersama, memohon kebaikan, keberkahan, dan keselamatan bagi seluruh santri serta keluarga besar Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangki.

Beliau juga memanjatkan doa untuk kebaikan dan kedamaian negeri ini, agar senantiasa berada dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Lantunan doa-doa yang tulus dan penuh penghayatan tersebut menciptakan suasana haru dan khusyuk, serta menggetarkan jiwa para santri yang mengamininya.

Para santri tampak antusias dan khusyuk mengikuti seluruh rangkaian acara hingga akhir. Kegiatan dzikir dan doa bersama ini tidak hanya menjadi sarana memperkuat spiritualitas, tetapi juga mempererat ukhuwah islamiyah antara santri dan asatidz.

Melalui kegiatan tersebut, Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko menegaskan komitmennya untuk terus membina santri secara seimbang antara aspek keilmuan dan spiritual, guna melahirkan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia ( Z.Putra)