Tanah Datar,—Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Lise Eka Putra didampingi Staf Ahli TPPKK Ny. Dwinanda Ahmad Fadly melakukan pembinaan ke Dasawisma Gelatik 9 Tago Palange Nagari Tanjung Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara,
Dasawisma Gelatik 9 masuk nominasi 6 besar Tingkat Provinsi Sumatera Barat Dan akan dilakukan penilaian lapangan bulan Mei mendatang
Ketua TPPKK Ny. Lise Eka Putra di dampingi Staf Ahli Dwinanda Ahmad Fadly menyebutkan dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK berperan penting dalam menopang pembangunan daerah, seperti halnya gerakan PKK sebagai gerakan nasional yang bersifat buttom up, dari, oleh, dan untuk masyarakat demi terwujudnya keluarga yang sejahtera.
“Dasawisma yang bertujuan membantu kelancaran tugas pokok dan program PKK ditingkat nagari berperan penting dalam berbagai kegiatan PKK, seperti halnya pendataan, penyuluhan, dan pelaksanan program dari itu sangat perlu pembinaan yang berkelanjutan dan berjenjang,
Dasawisma juga memiliki inovasi dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera seperti halnya pemanfaatan pekarangan rumah dengan berbagai tanaman dan sayuran yang dapat dimanfaatkan keluarga dan anggota kelompok dasawisma.
“Selain pemanfaatan pekatangan rumah, Dasawisma Gelatik 9 Tago Palange ini juga punya inovasi Iuran keuntungan berkah (Yutuber) yaitu uang kas Rp5000 perbulan. Arisan Baralek saling membawa ayam (Rilek), Sekolah Perempuan untuk Menggapai Cita-cita (Sekoper Cinta) dibidang UP2K. Budidaya Belut dalam drum bekas (Bedrum), Gotong Royong 1 jam sehari, pemilahan sampah rumah tangga untuk kompos dan pemanfaatan barang bekas untuk kerajinan serta Gerakan Peduli Sehat,”urainya.
Ny. Lise Eka Putra berharap dengan pembinaan yang rutin tidak pada saat menghadapi perlombaan saja akan semakin meningkatkan pengelolaan administrasi dasawisma karena ini sangat penting, seperti data, pencatatan dan pelaporanya.
Meningkatkan kemampuan kader, pengetahuan dan keterampilan, meningkatkan peran dasawisma dalam pelaksanaan program PKK, meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempermudah pelaksanaan, perencanaan, evaluasi dan pelaporanya.
Pada saat pembinaan Dasawisma Gelatik 9 tersebut juga turut serta Gerakan Wanita Tangguh (GWT) Tanah Datar yang ikut melatih anggota dasawisma membuat berbagai kerajinan dari barang bekas seperti buket bunga dari kain perca dan pemilahan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos. (rel/mdtk)