Tanahdatar,—-Sebanyak 80 Anggota Palito Tuo Padang Panjang Datar Hadiri Halal Bi Halal di Objek Wisata sawah 9 Koto laweh kecamatan X koto
Silaturahmi dan Halal Bi Halal itu juga dihadiri mantan Sekda Padang Panjang Drs H Nofriadi Hamdi dan diisi dengan tausyiah agama oleh Ustad Hamidi Labay Sati Mantan Ketua DPRD Padang Panjang
Ketua Palito Tuo Didampingi Sekretaris menyampaikan terima kasih kepada anggota Palito Tuo yang selalu ikut berpartisipasi aktiv dalam setiap Kegiatan yang diadakan Palito Tuo
Buktinya Dengan adanya Palito Tuo, kami yang telah pensiun ini tetap menjalin komunikasi meski jarak atau domisili kami setelah pensiun saling berjauhan. Pada waktu waktu tertentu kita tetap bisa berkumpul dan bertukar pikiran.
“Termasuk memprogramkan kegiatan sosial. Misal, saling mengunjungi di waktu pesta perkawinan anak, kemalangan atau melakukan wirid wirid pengajian bulanan dan halal bi halal, seperti hari ini karena sengaja kita adakan di objek wisata Sawah 9 dengan hamparan areal pertanian dan Gunung Marapi dan Singgalang
Sementara itu mantan Sekda Tanah Datar H Nofriadi Hamdi mengaku bahagia karena bisa hadir dalam acara halal dan selama ini mengikuti kegiatan palito tuo hanya di WA Group dan Baginya, Palito Tuo merupakan wadah untuk tempat melepas cerita masa lalu selama mengabdi di Kota Padang Panjang.
Kota ini telah memberi banyak makna kehidupan terutama dalam membangun tali silaturrahmi persaudaraan. Yang tak dapat dilupakan semasa jadi Sekda di Padang Panjang, begitu hebatnya garis koordinasi dan silaturrahmi terbangun semasa saya mengabdi.
Mungkin kesempatan ini selama saya bertugas ada hal yang kurang berkenan saya minta maaf dan terus jalin silaturahmi sesama kita dengan memperbanyak ibadah dan terus meningkatkan ketaqwaan kita disaat usia senja ini
Sementara itu mengajak seluruh pensiunan untuk selalu membaca, memahami dan mengamalkan Al Qur’an. Terutama melaksanakan shalat lima waktu di Mesjid menimal waktu Subuh, Magrib dan isya
Amalkanlah Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Yang muda pasti tua, yang berjabatan pasti pensiun, dan yang hidup pasti akan mati. Ketika sehat dan mumpung masih hidup, maka jadikanlah Al Qur’an sebagai imam dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Mudah-mudahan lidah kita senang membaca Al Qur’an sampai akhir hayat, (m.akmal)