Wali Kota Sawahlunto Antarkan Biaya Pengobatan Kerumah 6 Warganya Yang Sakit

Wali Kota Sawahlunto Antarkan Biaya Pengobatan Kerumah 6 Warganya Yang Sakit

Sawahlunto,—-Wali Kota Sawahlunto  Deri Asta Serahkan bantuan sosial (bansos) untuk biaya pengobatan warga  senilai total Rp14 juta kepada enam orang penerima manfaat

Bantuan itu diserahkan langsung diantarkan oleh  Walikota Sawahlunto kerumah penerima bantuan bersama perangkat Daerah Terkait selasa (1/8).

Kepala  Dinas SosialDinsosPMDPPA Efriyanto didampingi Kabid  Bidang Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosPMDPPA) Kota Sawahlunto Yosrizal mengatakan bansos biaya pengobatan itu merupakan program rutin Pemko dalam meringankan warga yang sedang sakit dalam mengurus pengobatan.

Bantuan yang diantarkan Wali Kota ke rumah masing-masing, yaitu Boyke Dwi Sandra dengan penyakit disebabkan jatuh dari pohon kelapa di Dusun Siambalau Desa Talawi Mudiak yang diberikan bansos sebesar Rp 2.500.000,-

Kemudian Andreas Eka Saputra dengan penyakit batu empedu di Dusun Sawah Panjang Desa Kolok Mudiak yang diberikan bansos sebesar Rp2 juta,” ujar Yosrizal merinci.

Kemudian untuk M. Kelvin Brahmana Putra di Dusun Kebun Jeruk Desa Silungkang Oso dengan penyakit jantung bocor yang diberikan bansos sebesar Rp 2.500.000,-.

“Setelah itu diantarkan kepada Syafri Yanti dengan penyakit paru-paru di Dusun Sawah Talang Desa Muaro Kalaban sebesar Rp2 juta. Kemudian kepada Zulkifli dengan penyakit diabetes melitus di Dusun Sawah Taratak Desa Muaro Kalaban sebesar Rp1.500.000,-,” ujar Yosrizal melanjutkan.

Kemudian juga diantarkan kepada Dasman dengan penyakit luka bakar di Dusun Sungai Cocang Desa Silungkang Oso sebesar Rp3.500.000,-

“Seperti bansos biaya pengobatan sebelumya, prosedur bansos kali ini juga sama. Yaitu dengan diajukan melalui Desa/Kelurahan, kemudian akan disurvei oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) bersama tim terpadu,

Walikota Sawahlunto Deri Asta  berharap bantuan yang diberikan itu betul dapat dimamfaatkan oleh penerima dan juga bisa melihat kondisi yang dialami penerima bantuan (ML)