Tim Akreditasi Rumah Dakwah Tanah Datar Studi Banding Ke Ponpes Al-Qur’an Al-Zamriyah Simalanggang Lima Puluh Kota

Tim Akreditasi Rumah Dakwah Tanah Datar Studi Banding Ke Ponpes Al-Qur’an Al-Zamriyah Simalanggang Lima Puluh Kota

Tanahdatar, Sebanyak 20 orang Tim Akreditasi Rumah Dakwah, Dinas Sosial PPPA, FKRT dan Lajnah Tahfizhul Quran Tanah Datar Lakukan Studi Banding ke Ponpes Al Quran Al zamriyah simalanggang 50 kota

Rombongan diterima Pimpinan Ponpes , H Ihsan Nuzula, M.Pd beserta jajaran pengurus Ponpes

Ketua Rombongan TIm Akreditasi Rumah Dakwah, Dinas Sosial PPPA, FKRT dan Lajnah Tahfizhul Quran H Afrizon Sag, M.Pd
Menyampaikan terima kasih atas kesedian dari Pimpinan Pondok menerima kehadiran kami

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari tata kelola lembaga, kurikulum berbasis tahfizh, manajemen asrama, serta strategi sukses dalam meraih akreditasi unggul dari BAN-PNF (Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Non Formal).

“Kami ingin belajar langsung dari lembaga yang sudah terbukti berhasil dan berprestasi dalam berbagai aspek, khususnya dalam bidang pendidikan Al-Qur’an dan manajemen kelembagaan,”

Kami melihat Al-Zamriyah sebagai contoh nyata lembaga yang berhasil memadukan kekuatan spiritual, intelektual, dan manajemen yang profesional. Banyak hal yang bisa kami pelajari di sini,” ujar Ustadz Ustadz Afrizon yang juga kabag Kesra

Pimpinan Ponpes , H Ihsan Nuzula, M.Pd menyampaikan apresiasinya atas kunjungan ini. “Kami sangat terbuka untuk saling berbagi pengalaman dari Tim Tanah Datar

Menurutnya Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Zamriyah sebagai lembaga pendidikan Islam unggulan di Sumatera Barat. Dengan kekuatan utama pada pendidikan tahfizh Al-Qur’an dan pembinaan karakter santri, pesantren ini kerap menjadi tujuan studi banding dari berbagai lembaga pendidikan dan dakwah, termasuk dari luar daerah.

Ponpes Al-Zamriyah dikenal dengan program tahfizh intensif, di mana para santri dibimbing untuk menghafal 30 juz Al-Qur’an dengan metode yang sistematis dan berjenjang. Tak hanya itu, pesantren ini juga mengintegrasikan pendidikan agama dengan kurikulum formal nasional, sehingga para santri mampu bersaing dalam dunia pendidikan tinggi maupun di tengah masyarakat.

Dukungan tenaga pengajar profesional, sebagian di antaranya lulusan Timur Tengah dan perguruan tinggi ternama di Indonesia, menjadi faktor penting dalam menjaga mutu pendidikan. Selain itu, manajemen modern yang berbasis digital telah diterapkan untuk mendukung pelayanan administrasi yang cepat dan akurat (mdtk)