Padang Panjang – jalur pendakian Silaing Kariang Padang Panjang diselimuti ketegangan. Tepat pukul 22.10 WIB, ratusan kendaraan dari arah Padang menuju Batusangkar dan Bukittinggi maupun sebaliknya terjebak macet panjang.
Penyebabnya, sebuah truk bermuatan berat tersendat di tikungan tajam dan Mobilnya tidak bisa naik dan tak mampu mendorong beban untuk melakukan pendakian dan . Jalan sempit membuat kendaraan di belakang tak bisa bergerak.
“Kami yang berada di belakang mobil itu merasa was-was, takut ditabrak atau mobilnya mundur ke bawah. Apalagi penumpang kami semuanya jemaah yang baru pulang umrah, sudah menempuh perjalanan panjang dan melelahkan,” tutur Pak Ikwindri, salah satu pengemudi yang ikut terjebak.
Sekitar 40 menit lamanya situasi membeku. Lalu muncul secercah harapan—sebuah truk besar dari arah belakang berinisiatif membantu. Dengan manuver terukur, sopirnya mendorong truk mogok tersebut. Meski harus memutar kendaraan panjang di tanjakan sempit, berkat panduan sopir-sopir lain yang memberi aba-aba di tengah cahaya lampu senter, akhirnya truk itu berhasil dipindahkan.
Pada momen yang sama, beberap8a petugas Satlantas Polres Padang Panjang tiba di lokasi. Mereka langsung mengatur arus lalu lintas, menenangkan pengemudi, dan memastikan jalur aman.
Pukul 23.00 WIB, evakuasi tuntas. Antrean yang memanjang mulai bergerak pelan-pelan, suara deru mesin bercampur dengan desahan lega para penumpang. Setengah jam kemudian, jalur kembali normal.
Pihak kepolisian mengimbau pengemudi kendaraan bermuatan berat agar memastikan kondisi mesin prima sebelum melintas di Silaing Kariang, salah satu tanjakan paling rawan di Sumatera Barat—terlebih saat malam dan cuaca basah.(mdtk)