Tanah Datar – Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Datar mengimbau masyarakat yang akan melakukan aktivitas maupun perjalanan ke luar kota menuju Padang Panjang dan Kota Padang agar memperhatikan pengalihan arus lalu lintas.
Imbauan tersebut disampaikan sehubungan dengan dilaksanakannya pekerjaan perbaikan bantalan jembatan darurat pada Jembatan Simpang Manunggal pascagalodo.
Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan (PPKOM) Pembangunan Jembatan Manunggal, Heri Rafles, A.Md, menjelaskan bahwa selama proses pekerjaan berlangsung, kendaraan roda dua masih dapat melintasi jembatan darurat.
Namun, kendaraan roda empat untuk sementara waktu tidak diperkenankan melintas demi kelancaran dan keselamatan pelaksanaan pekerjaan.
“Penutupan sementara ini dilakukan karena adanya pekerjaan perbaikan bantalan jembatan darurat. Kami mengharapkan pengertian masyarakat serta mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mengikuti jalur pengalihan yang telah ditetapkan,” ujar Heri Rafles.
Untuk kendaraan roda empat dari arah Lima Kaum menuju Padang Panjang maupun Kota Padang dialihkan melalui jalur alternatif Parambahan. Sementara itu, kendaraan roda empat dari arah Padang dan Padang Panjang menuju Batusangkar dialihkan melalui Simpang Supanjang dan keluar di Pasar Rambatan.
Penutupan jalur bagi kendaraan roda empat diberlakukan mulai Selasa, 21 Juli 2026 pukul 08.00 WIB hingga Selasa, 28 Juli 2026, selama pekerjaan konstruksi perbaikan Jembatan Simpang Manunggal yang mengalami kerusakan akibat bencana galodo berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap masyarakat dapat memahami penutupan sementara tersebut karena perbaikan bantalan jembatan merupakan bagian dari upaya memperkuat konstruksi Jembatan Simpang Manunggal agar kembali aman dan layak dilalui. Setelah pekerjaan selesai, jembatan diharapkan dapat berfungsi secara optimal sehingga arus transportasi masyarakat kembali lancar.
Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Datar juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu perjalanan dengan memanfaatkan jalur alternatif yang telah ditetapkan guna menghindari kemacetan selama proses perbaikan berlangsung.
Kerja sama dan kedisiplinan masyarakat diharapkan dapat mendukung kelancaran pekerjaan sehingga target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.(Mdtk)