Tanah Datar,Ikatan Keluarga Lintau Buo Jabodetabek gelar Seminar dan Tabligh Akbar di Aula SMAN 1 Lintau Buo Utara
Seminar tersebut Dihadiri Kepala Dinas Sosial Afrizon, Ketua TPPKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Camat Lintau Buo Utara, Camat Lintau Buo, Wali Nagari se Kecamatan Lintau Buo dan Lintau Buo
Seminar dengan narasumber DR.H.Gusrial Gahar, LC.M.Ag, Ketua MUI Provinsi Sumatera Barat, Prof.DR.Ir. Puti Reno Raudhatul Jannah Thaib Bundo Kanduang Sumatera Barat, dan Prof.DR.H. Syukri Iska,M.Ag Guru Besar UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Ketua Harian IKLB Jabodetabek Rosi Syofian menyampaikan, seminar dan tabligh akbar dengan tema, “Bermuamalah sesuai syariat Islam,” itu juga akan membahas terkait pegang gadai yang sudah menjadi kebiasaan turun temurun semenjak nenek moyang dahulunya.
“Pelaksanaan pegang gadai di Sumatera Barat masih menggunakan hukum adat dengan sistem pegang gadai dengan takaran emas sehingga tidak terpengaruh inflasi dan penebusannya kembali tidak ada batas waktu, sehingga pegang gadai ini berlangsung berpuluh tahun bahkan sampai alih generasi,”
Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada panitia IKLB Jabodetabek yang telah menggagas dan menginisiasi seminar Pagang Gadai tersebut di kampung halaman.
“Tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di kampung halaman dan ini juga sebagai wujud kecintaan perantau untuk kampung halaman, untuk kemajuan daerah dan masyarakat serta perhatian yang tinggi untuk membangun nagari,
Kegiatan ini juga sebagai wujud kerinduan para perantau untuk pulang basamo dan dapat berkumpul dan bersilaturrahmi dengan keluarga dikampung sembari menggelar acara seminar dan tabligh akbar ini.
Terkait pegang gadai dikatakan Bupati Eka Putra, memang sudah dilakukan turun temurun. Ia berharap dengan seminar ini semua yang hadir dapat memahami bagaimana hukumnya secara Islam dan bagaimana prakteknya bermuamallah secara Islam.
Masyarakat juga dapat berusaha dan berniaga sesuai dengan hukum agama, sehingga mendapat rezeki yang halal dan baik dan mendapat keberkahan dari Allah.SWT
Bupati Eka Putra juga sampaikan beberapa Program Unggulan (Progul) Daerah, seperti Program Bajak Gratis, Satu Rumah Satu Hafizh/Hafizah, Satu Nagari, Satu Ivent, kuota pupuk bersubsidi, asuransi ternak, asuransi tani, perbaikan jaringan irigasi.
“Selain itu kita juga punya program yang kita tujukan agar masyarakat dapat mengembangkan usaha melalui bantuan pinjaman modal usaha tanpa bunga yaitu Progul Makan Rendang, maksimalkan pemberatasan rentenir agar hilang di Tanah Datar,” sampainya.
Kepada perantau, Bupati Eka Putra minta terus mendukung dan memberikan kontribusi untuk kemajuan Tanah Datar lebih baik lagi kedepannya, baik itu langsung maupun tidak langsung, karena perantau juga merupakan salah satu pilar pembangunan di daerah.(mdtk)