Wali Kota Padang Panjang Ingatkan  Generasi Muda Tidak Antipati dengan Politik dan Kondisi Bangsa

Wali Kota Padang Panjang Ingatkan  Generasi Muda Tidak Antipati dengan Politik dan Kondisi Bangsa

PADANG PANJANG, —Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran Datuk Panduko Malano ingatkan  Generasi Muda Tidak Antipati dengan Politik dan Kondisi Bangsa

Hal itu disampaikan   H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano waktu membuka Forum Group Discussion (FGD) atau Dialog Politik yang mengangkat tema Peran Pemuda dalam Pemilu 2024 sebagai Manifestasi Demokrasi,  di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota.

Pemuda hari ini memegang peranan penting menentukan masa depan bangsa. Oleh sebab itu pemuda jangan menjadi pribadi yang antipati dengan politik dan situasi kekinian.

“Rekan-rekan kepemudaan jangan antipati. Berbicara tentang politik, apa yang menjadikan situasi kondisi perpolitikan saat ini, pemuda harus tahu,”  yang bisa menyuarakan aspirasi para pemuda maupun masyarakat ialah pemuda itu sendiri. Termasuk saat mengawal pesta demokrasi 2024 nantinya.

“Mudah-mudahan di Padang Panjang tidak ada pemuda yang antipati, tidak mengikuti tahapan pemilu, apa lagi tidak nyoblos. Sayang sekali hak-haknya tidak dipakai,” sebutnya pada acara yang diprakarsai Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Padang Panjang ini.

Fadly mengajak para pemuda menjadi pribadi yang jujur dan mengawal politik yang jujur.

“Suatu hal yang jadi masalah bagi negara kita ialah kejujuran. Kejujuran harus ditanamkan sejak usia dini agar lahir pemimpin yang jujur. Tugas pemuda hari ini mengawal kejujuran. Apa yang disampaikan sesuai dengan yang dilakukan,” sebutnya.

Fadly turut mengapresiasi kegiatan KNPI Padang Panjang yang dinakhodai Andi Arianto yang hampir memasuki tiga tahun kepengurusannya.

Ketua KNPI Padang Panjang Andi Arianto mengatakan, para pemuda kini merupakan tonggak penentu arah demokrasi lantaran jumlahnya yang mencapai 60 juta jiwa.

Sedangkan  pemateri pada kegiatan tersebut selain Wako Fadly, ialah Akademisi dan Guru Besar FISIP Universitas Andalas, Prof. Dr. Asrinaldi S.Sos, M.Si, dan Dosen Universitas Negeri Padang, Dr. Eka Vidya Putra, S.Sos, M.Si. (M.akmal)