Sawahlunto,—Wakil Wali Kota Sawahlunto Buka Seminar Penanggulangan paham-paham menyimpang dan adab bermedia Sosial yang diprakasai MUI Sawahlunto untuk perwakilan pelajar SMA Di Kota Sawahlunto, di Hotel Khas Ombilin,
Seminar tersebut diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sawahlunto, dengan peserta sekitar 70 orang yang dibagi dalam dua hari, yakni hari pertama untuk pelajar laki-laki dan hari kedua untuk pelajar perempuan.
Ketua MUI Kota Sawahlunto Fadlih Rifenta menyebut tujuan seminar untuk ‘menyentuh’ remaja agar dapat dijauhkan dari pengaruh-pengaruh negatif di lingkungan, sehingga seminar tabligh yang diselenggarakan tersebut menjadi salah satu media dalam berkomunikasi dengan para remaja tersebut.
“Keberadaan paham-paham menyimpang dan dampak negatif media sosial adalah dua hal yang saat ini banyak mengancam masyarakat khususnya generasi muda. Karena itu MUI hadir membantu supaya remaja dapat mengetahui bagaimana syariat Islam dalam menyikapi paham menyimpang dan media sosial,”d
Seminar diikuti sekitar 70 orang yang dibagi dalam dua hari, yakni hari pertama untuk pelajar laki-laki dan hari kedua untuk pelajar perempuan
Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti mengapresiasi langkah MUI itu.”Ini sebuah program yang sangat menjawab kebutuhan masyarakat sekarang. Yakni ketika masyarakat sedang dihadapkan pada resiko dari paham menyimpang dan informasi tidak benar di media sosial, terima kasih MUI telah bergerak menyikapi ini,” kata Wawako Zohirin.
Diharapkan Wawako Zohirin Sayuti, para peserta seminar itu dapat membantu untuk menyampaikan apa yang telah mereka pahami kepada teman-teman maupun keluarganya. Sehingga semakin banyak masyarakat yang terhindar dari resiko paham menyimpang dan dampak negatif media sosial.(ML)