Tanah Datar – Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar Ahmad Fadly serahkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) bagi 38 Kelompok Tani (Keltan) di Kabupaten Tanah Datar, di bengkel Alsintan Dinas Pertanian di Cubadak, Lima Kaum. Rabu (24/12/2025)
Penyerahan Bantuan itu juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Camat Lima Kaum Beni Oriza, Kabid dinas Pertanian Wel Embra, Penyuluh Lapangan dan jajaran dinas pertanian serta undangan lainnya.
Kepala Dinas Pertanian Ir Sri Mulyani menyampaikan, bantuan Alsintan yang diserahkan berasal dari dana APBN dan APBD Kabupaten Tanah Datar kepada Keltan di Kecamatan X Koto, Lintau Buo, Batipuh, Lima Kaum, Sungai Tarab dan Tanjung Emas.
“Hari ini diserahkan bantuan pokok pikiran anggota DPR RI Kartika Sandra Desi berupa 16 unit pompa air dan 55 unit handsprayer dan Alex Indra Lukman berupa 11 unit pompa air yang dananya di APBN. Kemudian dari APBD Tanah Datar berupa 11 unit mesin potong rumput dan 6 unit handsprayer,” sampainya.
Wabup Ahmad Fadly menyampaikan, bantuan yang diserahkan merupakan tindaklanjut arahan Bupati untuk memanfaatkan segala potensi untuk memenuhi dan membantu masyarakat Tanah Datar.
“Saat ini efesiensi anggaran sangat berdampak sekali terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat dan pembangunan di Tanah Datar, sesuai arahan pak Bupati kita berusaha mencari peluang bantuan ke pemerintah pusat, Alhamdulillah melalui anggota DPR RI kita peroleh bantuan ini,” ujarnya.
Dan bantuan ini, bukanlah akhir, namun ke depan akan terus berusaha untuk mencari peluang lainnya, terutama di bidang pertanian karena sebagian besar masyarakat Tanah Datar bergerak di bidang pertanian.
“Saya harap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, dijaga dan dirawat sehingga masa pakai semakin lama. Dan tentunya di kesempatan ini kita juga menyampaikan ucapan dan ungkapan terima kasih kepada anggota DPR RI yang telah membantu Alsintan ini,” kata Ahmad Fadly.
Wabup juga berharap masyarakat yang bergerak di bidang pertanian untuk memanfaatkan berbagai peluang, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan Pemerintah Pusat.
“Sebagai petani, pemenuhan bahan dasar untuk MBG merupakan salah satu peluang yang besar, karena itu tentu diharapkan petani memanfaatkan potensi ini, garap lahan tidur menjadi produktif, sehingga kita bisa menjadi salah satu daerah penyuplai bahan MBG. Kalau itu kita lakukan tentu masyarakat petani kita juga bisa semakin meningkat perekonomiannya (mdtk)