PADANG PANJANG, Sebanyak 18 orang anggota Satuan Tugas Pramuka Kwarcab 12 Kota Padang Panjang adakan pelatihan Water Rescue di Pemandian Lubuk Mata Kucing Guna memperkenalkan dan melatih kemampuan skill anggota
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol, I Putu Venda, S.STP, M.Si menyampaikan, kegiatan ini besar manfaatnya bagi peserta. Pengetahuan mereka bertambah mengenai pertolongan di air, termasuk bagaimana sikap dan attitude seorang rescuer saat melaksanakan tugas di lokasi kejadian bencana atau kecelakaan air.
“Peserta didorong untuk memiliki skill dan kemampuan dalam melakukan pertolongan di air, dengan adanya praktik langsung di lapangan,”
Adapun pemateri dari Basarnas pada kegiatan ini di antaranya Riko Pradinata dan Dika Fadly. Turut hadir Kapos Basarnas Limapuluh Kota, Robi Saputra.
Dalam pelatihan ini ada beberapa poin yang dipelajari seperti metode pertolongan di air, metode release dan defense dalam menolong korban di air, teknik memindahkan korban, dan pengenalan alat-alat selam serta keselamatan. Peserta tidak hanya diajari praktik langsung, tapi juga materi memahami psikologi orang yang kecelakaan di air.
“Orang yang tercebur di dalam air pasti panik. Sebagai seorang penolong, jangan panik, tapi juga harus bertindak cepat,” tutur Riko di hadapan peserta.
Oleh karena itu, untuk mengatasi rasa panik, baik jadi korban maupun penyelamat laka air, perlu dilatih. Intinya sebagai seorang yang mau menyelamatkan orang, pihak yang menyelamatkan harus selamat dulu dan“Jangan sampai menyelamatkan orang, dirinya juga jadi korban ( M.akmal)