Tanah Datar — Sebuah rumah bagonjong milik Misafrins (53), warga Jorong Kandang Malabuang, Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung ludes dilalap api pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kebakaran yang terjadi di siang hari tersebut dengan cepat menghanguskan bangunan rumah tradisional khas Minangkabau itu. Api diduga dengan cepat membesar karena material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran melalui Kepala Bidang Damkar, Suradi, menyebutkan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 11.30 WIB dan langsung bergerak ke lokasi. Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 11.40 WIB.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar mengerahkan dua armada, masing-masing dari Pos Salimpaung dan Mako, dengan total 11 personel. Petugas yang diturunkan merupakan Regu 3 Salimpaung dan Regu 3 Mako, didampingi langsung oleh Kepala Bidang Damkar.
Adapun personel yang terlibat di antaranya Furqon, Muslim S, Meidora, dan Teja bersama anggota lainnya yang turut berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Setelah upaya intensif, kebakaran berhasil ditangani dan dinyatakan selesai pada pukul 13.00 WIB.
Diketahui, rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun rumah beserta isinya tidak dapat diselamatkan.
Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kepala Bidang Damkar, Suradi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan berbahan kayu seperti rumah bagonjong.
Ia meminta warga agar rutin memeriksa instalasi listrik untuk menghindari korsleting, tidak meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan, serta memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman setelah digunakan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan segera melaporkan jika terjadi kebakaran agar bisa cepat ditangani,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR) atau peralatan sederhana sebagai langkah penanganan awal sebelum petugas tiba di lokasi. (Mdtk)