Sawahlunto,—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sawahlunto meningkatkan peran partisipasi masyarakat dalam ‘mengawal’ penyelenggaran Pemilu melalui program Kampung Pengawasan di Museum Goedang Ransoem.
Dengan keberadaan Kampung Pengawasan ini menjadi wadah masyarakat untuk turut serta secara aktif memantau apakah ada hal-hal yang melanggar aturan dilakukan oleh peserta pemilu maupun pihak-pihak lainnya.
Ketua Bawaslu Sumbar Muhammad Khadafi hadir langsung dalam peluncuran tersebut dan berpesan supaya Kampung Pengawasan bisa dimanfaatkan secara maksimal perannya dalam upaya untuk meminimalisir gangguan/pelanggaran dalam Pemilu.
“Semua daerah itu memiliki kerawanan terhadap pelanggaran Pemilu, termasuk Kota Sawahlunto. Untuk itu kita mulai mengantisipasinya melalui Kampung Pengawasan ini,” kata Muhammad Khadafi.
Penjabat (Pj) Wali Kota Sawahlunto Dr. Zefnihan, AP, M.Si, diwakili oleh Sekretaris Daerah Dr.dr. Ambun Kadri, MKM, menyampaikan apresiasi dan dukungan pada semua upaya menjaga ketenangan dan kelancaran penyelenggaraan Pemilu.
“Pemilu adalah hak rakyat, pemerintah wajib memastikan rakyat dapat menggunakan hak tersebut secara adil dan lancar. Pemerintah juga wajib memfasilitasi agar penyelengaraan Pemilu terhindar dari gangguan dan pelanggaran, maka Pemko Sawahlunto hadir mendukung program Kampung Pengawasan ini,” kata Sekda (ML)