Perantau Minang Gelar Pertandingan Koa dan Domino di Ciputat, Ajang Silaturahmi dan Pelepas Penat

Perantau Minang Gelar Pertandingan Koa dan Domino di Ciputat, Ajang Silaturahmi dan Pelepas Penat

JAKARTA – Sebanyak 16 pasang pemain koa utusan perantau Minang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya mengikuti pertandingan koa di kediaman Herman di Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu.

Selain itu, juga digelar pertandingan domino yang diikuti lima pasang pemain sebagai ajang uji coba.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antarperantau Minangkabau di Jabodetabek.

Para peserta berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat dan tampil menunjukkan kemampuan terbaik dalam permainan koa yang telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Minangkabau.

Tuan rumah sekaligus penggagas kegiatan, Herman, mengatakan pertandingan koa diikuti 16 pasang pemain yang dibagi ke dalam empat pool untuk menentukan pasangan terbaik.

“Peserta dibagi menjadi empat pool. Dari masing-masing pool akan dipilih pasangan terbaik untuk melaju ke babak berikutnya hingga ditentukan juaranya,” ujarnya.

Selain pertandingan koa, panitia juga menggelar pertandingan domino yang diikuti lima pasang pemain.

Menurut Herman, pertandingan domino tersebut masih bersifat uji coba dan akan terus dievaluasi untuk kemungkinan menjadi agenda tetap pada pertemuan berikutnya

Menurut Herman, kegiatan ini bukan semata-mata mencari pemenang, tetapi lebih kepada mempererat hubungan kekeluargaan serta menjaga tradisi dan budaya Minangkabau di tengah kehidupan perantauan.

Salah seorang peserta asal Nagari Ladang Laweh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, keikutsertaan dalam pertandingan lebih didorong oleh keinginan untuk bersilaturahmi dan bertemu sesama perantau Minang.

“Yang paling penting bagi kami adalah silaturahmi. Di samping itu, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk adu kemampuan bermain koa dengan para pemain dari berbagai daerah di Sumatera Barat yang berada di perantauan,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana yang positif untuk menghilangkan kejenuhan dan stres setelah menjalani aktivitas pekerjaan selama sepekan.

“Setelah sibuk bekerja selama sepekan, berkumpul dengan sesama perantau dalam suasana penuh keakraban seperti ini tentu sangat menyenangkan. Selain menghilangkan stres, juga dapat mempererat rasa persaudaraan,” tambahnya.

Pertandingan berlangsung meriah dan penuh sportivitas. Gelak tawa, canda, dan suasana kekeluargaan mewarnai jalannya pertandingan, baik pada nomor koa maupun domino.

Meski berlangsung kompetitif, seluruh peserta tetap menjunjung tinggi semangat persahabatan dan kebersamaan.

Usai pertandingan, seluruh peserta menikmati makan bersama sambil bertukar cerita dan pengalaman. Suasana hangat penuh kekeluargaan menjadi penutup kegiatan yang diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya memperkuat ikatan perantau Minangkabau di Jabodetabek. (M.akmal)