Perantau dari Sijangek, Afrizon Sukses Dirikan Rumah Makan Padang Batusangkar di Menteng Atas

Perantau dari Sijangek, Afrizon Sukses Dirikan Rumah Makan Padang Batusangkar di Menteng Atas

Jakarta Pusat — Afrizon (49) merupakan pemilik Rumah Makan Simpang Jaya Padang Batusangkar yang berlokasi di Jalan Muria, Menteng Atas, Jakarta Pusat, tepat di depan Masjid Al Bakri.

Ia telah menekuni usaha kuliner khas Minangkabau sejak tahun 2004.
Afrizon merupakan warga Sijangek, Nagari Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar.

Ia merantau ke Jakarta untuk bekerja di bidang kuliner dan meniti usaha dari bawah dengan pengalaman yang ia kumpulkan selama bertahun-tahun.
Sebelum membuka usaha sendiri, Afrizon pernah bekerja di Rumah Makan Sari Bundo yang berlokasi di Jakarta Pusat.

Rumah makan tersebut dikenal sebagai salah satu restoran Minang yang kerap dikunjungi oleh para pejabat dan menteri di ibu kota. Dari pengalaman itu, Afrizon banyak belajar tentang teknik memasak, pelayanan, serta pengelolaan usaha rumah makan yang profesional.

Afrizon juga menceritakan bahwa dirinya sejak awal dibawa oleh mamaknya, Nazarudin (Alm), untuk merantau dan bekerja di dunia kuliner. Nazarudin dikenal sebagai koki di Rumah Makan Bundo milik orang Bukittinggi, yang menjadi tempat Afrizon menimba pengalaman awal di dapur.

Sosok tersebut menjadi panutan hingga Afrizon terdorong untuk membangun usaha sendiri. Nazarudin meninggal dunia pada tahun 2022 akibat Covid-19.
Berbekal pengalaman tersebut, Afrizon kemudian memutuskan untuk mandiri dan membuka usaha rumah makan di perantauan pada tahun 2004.

Ia kini mengelola Rumah Makan Simpang Jaya Padang Batusangkar di Jakarta Pusat dan  Menurut Afrizon, penggunaan nama “Batusangkar” dipilih karena mudah dikenali oleh para perantau Minang, terutama yang berasal dari Sumatera Barat.

Nama tersebut juga menjadi pengingat kampung halaman serta identitas kuliner Minangkabau. “Kalau disebut Batusangkar, para perantau biasanya langsung merasa dekat dan familiar,” ujar Afrizon.

Kesuksesan usaha tersebut turut menginspirasi keluarga. Afrizon sendiri merupakan anak laki-laki satu-satunya dari empat bersaudara, dengan tiga saudara perempuan.

Ketiga adiknya juga mengikuti jejaknya di dunia kuliner dan kini telah membuka usaha rumah makan masing-masing yang berlokasi di Jakarta.

Hingga kini, usaha kuliner yang dikelola Afrizon tetap bertahan dengan menu khas seperti rendang, gulai ayam, ayam bakar, dan sambal hijau. Rumah makan ini menjadi salah satu pilihan masyarakat di kawasan Menteng Atas dan sekitarnya. (Mdtk)