Pasbar,–Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Kembali menjalin kolaborasi bersama perusahaan Pasbar yakni PT Permata Hijau Pasaman (PHP) di Jorong Kampung Pisang Hutan, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie untuk percepatan penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Hal itu disampaikan Bupati Hamsuardi didampingi Asisten 3, Kepala Bappelitbangda, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas Kesehatan dan stakeholder terkait berkunjung ke Perusahaan Pasbar yakni PT Permata Hijau Pasaman (PHP)
Bupati Hamsuardi menyampaikan bahwa kemiskinan masih menjadi salah satu masalah utama di negeri ini dan membutuhkan penanganan secara tepat dan cepat dengan pendekatan yang sistemik, terpadu dan menyeluruh dalam rangka mengurangi beban dan memenuhi hak-hak dasar warga negara secara layak melalui pembangunan yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan untuk mewujukan kehidupan yang bermartabat.
“Inilah bentuk perhatian kita sebagai pemerintah daerah tentang bagaimana menanggulangi kemiskinan ekstrem, orang orang jompo, dan kasus stunting
Saya yakin dan percaya bahwa seluruh perusahaan dan PT PHP juga sudah ikut dari tahun ke tahun memberikan bantuan kepada masyarakat berbentuk CSR nya. Terima kasih selama ini sudah memberikan banyak bantuan kepada masyarakat terutama di Pasbar ini,
Ia berharap apa yang menjadi agenda penanganan angka kemiskinan ekstrem dan penurunan kasus stunting ini dapat dilaksanakan dengan baik sehingga sasarannya tercapai dan pada tahun 2024 data pada kedua kasus ini sudah menurun dan mencapai target.P
impinan PT PHP Unit-1 Marihot Sitompul dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bupati beserta rombongan atas kehadiran dan kunjungan ke PT PHP dalam rangka kolaborasi Pemda dengan Perusahaan dalam kegiatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penurunan kasus stunting untuk berdiskusi dalam penyampaian arah kebijakan ke depannya. Ia juga mangungkapkan perusahaan tetap mensuport program Pemda ke arah yang lebih baik
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bupati Pasbar beserta rombongan atas kehadiran dan kunjungannya ke PT PHP ini dalam rangka kolaborasi Pemda dengan Perusahaan dalam kegiatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penurunan kasus stunting di Pasbar terkhusus di kecamatan Sasak Ranah Pasisie. Kami juga ikut mendorong dan mendukung apapun bentuk kegiatan dan program Pemda,”.
Program CSR PT PHP yang saat ini memiliki 2 unit Tempat Penitipan Anak, unit P3K, depot air layak, dan bus sekolah. Pelaksanaan program CSR tahun 2023 berupa pengerasan lahan di Jorong Letter Maligi, tempat ibadah, lapangan futsal kapa, bantuan sarana olahraga di Kapa.
Kegiatan mengenai stunting telah dilakukan penyuluhan oleh dokter Puskesmas, memberikan bantuan makanan tambahan dengan pengontrolan setiap minggunya terhadap perkembangan anak.
Kepala Bappelitbangda, Ikhwanri menyebutkan bahwa Bappelitbangda selaku Sekretariat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) telah memadupadankan data anak stunting dan ibu hamil dengan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Ikhwanri melanjutkan, untuk Kecamatan Sasak Ranah Pasisie di desil 1, terdapat 4 balita stunting yang tinggal pada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), 5 balita tidak memiliki fasilitas buang air besar, 2 balita tidak memiliki akses terhadap air minum layak, 1 balita tidak memiliki sumber penerangan PLN dan 3 balita masih tinggal bersama orang tua yang memasak menggunakan kayu bakar atau minyak tanah. Sedangkan untuk indikator ibu hamil, terdapat 3 ibu hamil yang tinggal pada RTLH, 7 ibu hamil tidak memiliki fasilitas buang air besar, 9 ibu hamil tidak memiliki akses terhadap air minum layak, 5 ibu hamil tidak memiliki sumber penerangan PLN dan 7 ibu hamil yang memasak menggunakan kayu bakar atau minyak tanah.
“Dengan perkiraan untuk membangun RTLH sebesar Rp. 20 juta, fasilitas BAB Rp. 2,5 juta, air minum layak Rp. 1,3 juta, sambungan listrik Rp. 477 ribu (daya 450 watt), dan alat memasak berupa kompor 2 tunggu, gas 3 kg berisi dan regulator Rp. 800 ribu
Untuk menyelesaikan seluruh persoalan anak stunting dan ibu hamil membutuhkan anggaran Rp. 196,91 juta. Beban anggaran yang besar ini tentunya dapat dibagi antara pemerintah daerah, pemerintah nagari dan juga pelaku usaha. Saya berharap kepada kita semua, kepada masyarakat, kepada seluruh perusahaan terkhusus tenaga kerja pada PT PHP ini untuk ikut serta dalam penurunan angka stunting dan dalam proses penanggulangan kemiskinan ekstrem ini,”
Pada akhir sesi, dilakukan diskusi dan penyepakatan berita acara bahwa PT PHP berkomitmen untuk membantu sasaran prioritas dengan data by name by address yang akan disampaikan oleh Bappelitbangda. Untuk alokasi tahun 2024, akan diarahkan pada sasaran prioritas yang sudah disampaikan (Lukman Hasibuan)