Sawahlunto—Menteri Tenaga Kerja RI Yassierly Tinjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, sekaligus menyampaikan kebutuhan pengembangan fasilitas pelatihan untuk memperkuat penyiapan tenaga kerja terampil dan bersertifikat sesuai kebutuhan dunia industri.
Dalam kunjungan tersebut, Menaker Yassierly didampingi Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah meninjau langsung pelatihan operator alat berat track excavator yang berlangsung dengan instruktur dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP). Peserta yang lulus pelatihan akan memperoleh Surat Izin Operator (SIO) dari Kementerian Ketenagakerjaan sebagai salah satu persyaratan untuk memasuki dunia industri.
Wawako Jeffry dalam sesi diskusi dengan Menaker di lokasi Satpel PVP Parambahan itu menyampaikan masih terdapat beberapa hektare lahan di kawasan tersebut yang dapat dikembangkan menjadi ruang kelas, area praktik atau infrastruktur pendukung lainnya. Sehingga potensi Sawahlunto sebagai daerah pertambangan dapat dioptimalkan sebagai ruang pembelajaran atau laboratorium alam bagi pelatihan yang berkaitan dengan pertambangan dan pengoperasian alat berat.
Kemudian Wawako Jeffry mengatakan pengalaman SDM Sawahlunto di sektor pertambangan dan alat berat yang selama ini mendapat kepercayaan industri perlu diperkuat melalui pelatihan resmi dan sertifikasi.
Melalui pengembangan dan optimalisasi Satpel PVP diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap kompetensi yang dibutuhkan industri, meningkatkan kesempatan kerja, mendukung upaya menekan pengangguran serta menggerakkan ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.(Rel/ml)