Lomba Alua Pasambahan Tingkat Kecamatan di Tanah Datar, Siap Kembangkan ke Tingkat Nagari

Lomba Alua Pasambahan Tingkat Kecamatan di Tanah Datar, Siap Kembangkan ke Tingkat Nagari

Tanah Datar — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, In Hendri Abbas Dt Tan Basa  buka lomba Alua Pasambahan yang diadakan oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Tanah Datar, Kamis (18/9).

Pembukaan lomba ini juga dihadiri oleh Pengurus LKAAM Kabupaten dan Kecamatan serta para guru pendamping pidato Alua Pasambahan bersama peserta lomba yang antusias mengikuti kegiatan

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan  In Hendri Abbas Dt Tan Basa menyampaikan harapan agar seluruh sekolah SD dan SMP di Tanah Datar menjadikan pidato adat ini sebagai kegiatan ekstra kurikuler.

Hal ini dianggap penting untuk menanamkan dan melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau sejak usia dini. Ia juga menginformasikan bahwa Bupati Tanah Datar telah mengeluarkan surat edaran kepada sekolah-sekolah agar memasukkan kegiatan seperti tahfidz, pidato adat, dan silat dalam program pembelajaran guna mempertahankan nilai-nilai warisan budaya.

“Lomba Alua Pasambahan ini sangat penting untuk mempertahankan tradisi dan nilai-nilai budaya kita. Saya berharap kegiatan ini dapat membangkitkan semangat generasi muda dalam mengenal dan melestarikan adat Minangkabau,” ujar In Hendri.

Ketua LKAAM Tanah Datar, Aresno Datuk Andomo, menyampaikan terima kasih atas dukungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar terhadap kegiatan ini. Ia juga menyampaikan rencana pengembangan lomba ke depan serta apresiasi kepada para pihak yang terlibat.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kepala Dinas dan pemerintah daerah yang senantiasa memperkuat upaya pelestarian budaya Minangkabau melalui kegiatan seperti lomba Alua Pasambahan ini,” ujar Aresno.

“Jika hari ini kita adakan lomba tingkat kecamatan, maka tahun depan kami berencana menggelarnya sampai tingkat nagari agar partisipasi dan pelestarian budaya dapat lebih luas dan menyeluruh,” tambahnya.

“Kami juga berterima kasih kepada camat dan LKAAM kecamatan yang telah mengikutkan anak-anak kita dalam lomba Alua Pasambahan ini, meski belum seluruh kecamatan mengutus pesertanya. Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan partisipasi ke depannya,” pungkas Aresno.

Kegiatan lomba Alua Pasambahan ini diikuti utusan Kecamatan .dalam mempertunjukkan kemampuan dan penguasaan tradisi pasambahan.

LKAAM sebagai penyelenggara berharap lomba ini dapat menjadi wahana untuk memperkuat rasa cinta terhadap budaya dan meningkatkan kualitas pengucapan pasambahan yang baik dan benar sesuai aturan adat Minangkabau.

Dengan dibukanya lomba ini, diharapkan tradisi Alua Pasambahan dapat terus hidup dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Tanah Datar (mdtk)