Tanah Datar — Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Tanah Datar memberikan bantuan kepada salah seorang pengurus LKAAM, M. Datuk Majo Datuk, yang terdampak bencana alam di Nagari Guguak, Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua LKAAM Tanah Datar, Aresno Datuk Andomo, didampingi Kepala Bidang Kebudayaan, Ariswandi, serta sejumlah pengurus LKAAM, pada Senin (28/12) di Kantor LKAAM Tanah Datar.
Ketua LKAAM Tanah Datar, Aresno Datuk Andomo, menyebutkan bahwa bantuan ini jangan dilihat dari jumlahnya, melainkan dari niat dan kepedulian sebagai bentuk solidaritas sesama pengurus adat.
“Begitu mendengar adanya musibah, kami ingin langsung pergi melihat dan mengunjungi lokasi kejadian. Namun, karena kondisi jalan yang terputus, kami tidak dapat menuju lokasi,” ujarnya.
Aresno Datuk Andomo juga menyampaikan bahwa musibah bencana alam yang terjadi di Guguak, Nagari Malalo, menjadi perhatian bersama, tidak hanya bagi keluarga yang terdampak, tetapi juga bagi seluruh unsur masyarakat adat.
Menurutnya, peran lembaga adat sangat penting dalam memberikan dukungan moral serta menjaga semangat kebersamaan di tengah situasi sulit.
Selain itu, ia mengajak seluruh pengurus dan masyarakat untuk terus memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial, terutama dalam menghadapi bencana alam. Ia berharap sinergi antara lembaga adat, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin agar penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik.
Bagi LKAAM Tanah Datar bahwa kegiatan bantuan ini merupakan bagian dari program rutin lembaga dalam menumbuhkan kepedulian sosial sesama pengurus menjaga nilai-nilai adat Minangkabau
. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat dan pengurus adat lainnya untuk selalu bersinergi dalam menghadapi musibah serta memperkuat solidaritas di tengah komunitas.
M. Datuk Majo Datuk menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Ketua dan seluruh pengurus LKAAM Tanah Datar atas perhatian serta bantuan yang diberikan.
“Karena warga tidak menyangka peristiwa yang terjadi sedahsyat ini, kami sempat terisolasi akibat kondisi pintu masuk yang terputus.
Namun, berkat dukungan Pemerintah Daerah bersama unsur TNI dan Polri, akses jalan kini sudah terbuka sehingga kami dapat hadir dalam rapat LKAAM hari ini. Kami juga tidak menyangka akan menerima donasi ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan tersebut sangat berarti bagi dirinya dan keluarga dalam menghadapi musibah, sekaligus menjadi penguat semangat untuk bangkit kembali setelah bencana. M. Datuk Majo Datuk berharap kepedulian dan kebersamaan seperti ini terus terjaga di tengah masyarakat.(mdtk)