Tanahdatar,-– Puluhan pensiunan yang tergabung dalam Perhimpunan Pensiunan Kabupaten Tanah Datar mendapat layanan pengobatan gratis dari Dinas Kesehatan Tanah Datar Di depan Rumah Gadang, samping Rumah Makan Sawah Laman, Pincuran Tujuh, Batusangkar.
Kegiatan pelayanan kesehatan ini melibatkan lima orang dokter dan 20 tenaga medis dari Puskesmas Sungai Tarab, Puskesmas Pagaruyung, dan Puskesmas Rambatan. Mereka memberikan berbagai layanan kesehatan seperti pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, asam urat, hingga konsultasi kesehatan umum. Para pensiunan terlihat antusias mengikuti layanan yang diberikan.
Ketua Perhimpunan Pensiunan Tanah Datar, Drs. H Hardiman, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian pemerintah daerah. “Kami merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini. Usia yang sudah lanjut tentu memerlukan perhatian khusus, dan pengobatan gratis ini membuat kami lebih tenang,” ujarnya.
Hardiman menambahkan, kegiatan seperti ini memberikan semangat baru bagi para pensiunan untuk tetap menjaga kesehatan. Menurutnya, dengan pemeriksaan rutin, berbagai penyakit bisa lebih cepat terdeteksi dan ditangani. “Kesehatan adalah modal utama agar kami tetap bisa beraktivitas dan berperan dalam lingkungan masyarakat,” katanya.
Ia juga berharap program ini bisa terus berlanjut bahkan diperluas jangkauannya. “Kami tentu ingin kegiatan seperti ini tidak hanya sekali saja, tetapi menjadi program berkelanjutan. Kalau bisa dilaksanakan secara berkala, tentu manfaatnya akan lebih besar bagi kami semua,” tambah Hardiman.
Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar, Dr. Yesrita, mengatakan program ini adalah bentuk penghargaan terhadap jasa para pensiunan yang telah berkontribusi untuk daerah. “Kami ingin para pensiunan tetap sehat dan dapat menikmati masa tuanya dengan baik. Karena itu, kegiatan ini akan terus kita dorong agar berlanjut,”
Selanjutnya, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan kesehatan oleh dr. Rasmelia Noer, Sp.PD, FINASIM. Dari RSUD Ali Hanafiah Batusangkar dan menyampaikan materi tentang diabetes mellitus dan hipertensi yang banyak dialami masyarakat usia lanjut.
Dalam paparannya, dr. Rasmelia mengingatkan pentingnya menjaga pola makan, rutin berolahraga ringan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mencegah komplikasi penyakit.
Dalam penyampaiannya, dr. Rasmelia menekankan bahwa pola makan adalah kunci utama menjaga kesehatan. Ia mengimbau agar para pensiunan mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, karena bisa memperparah risiko diabetes maupun hipertensi. “Lebih baik memperbanyak sayuran, buah-buahan, serta makanan yang direbus atau dikukus, dibanding gorengan,” pesannya.
Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya mengatur porsi makan agar tidak berlebihan. Menurutnya, makan sedikit tapi sering jauh lebih baik dibandingkan sekali makan dalam jumlah banyak. “Dengan pola makan yang seimbang, tubuh tetap sehat, berat badan terjaga, dan risiko penyakit degeneratif dapat ditekan,” terang dr. Rasmelia.
Selain pengobatan gratis dan penyuluhan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar pensiunan sehingga suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban.(Mdtk)