Kota Padang Raih Tiga Penghargaan Dari Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreativ RI

Kota Padang Raih Tiga Penghargaan Dari Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreativ RI

Padang –Kota Padang Raih tiga penghargaan dalam Lomba Video Kreatif Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno  diterima oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Padang, Yosefriawan, bersama Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani. Di Jakarta

Penghargaan bergengsi ini diberikan atas partisipasi aktif Kota Padang dalam Lomba Video Kreatif Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).

Dalam ajang ini, Kota Padang berhasil meraih peringkat kedua untuk kategori Kuliner, peringkat keempat untuk kategori Event Daerah, dan peringkat ketiga untuk kategori Seni dan Budaya. Prestasi ini membuktikan bahwa potensi wisata Kota Padang sangat beragam dan menarik minat wisatawan.

Pj Sekretaris Daerah Kota Padang, Yosefriawan, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih. “Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh stakeholder pariwisata di Kota Padang,” ujarnya, Senin malam.

Yosefriawan berharap dengan diraihnya penghargaan ini, citra Kota Padang sebagai destinasi wisata semakin meningkat.

“Kami berharap kunjungan wisatawan ke Kota Padang akan semakin meningkat sehingga berdampak positif pada perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani didampingi Tim Kominfo Charlie  menjelaskan bahwa partisipasi Kota Padang dalam ajang APPI merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempromosikan potensi wisata daerah.

“APPI merupakan ajang yang sangat baik untuk mempromosikan destinasi wisata, event, seni budaya, dan kuliner daerah. Kami berharap dengan mengikuti ajang ini, Kota Padang semakin dikenal oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” ungkapnya.

Lomba Video Kreatif BBWI merupakan salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mendorong masyarakat agar lebih kreatif dalam mempromosikan potensi wisata daerah masing-masing. Peserta lomba diminta untuk membuat video kreatif dengan durasi tertentu yang mengangkat tema-tema pariwisata yang telah ditentukan. (tafa)