Tanah Datar, — Ketua umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla didampingi isteri Mufidah Jusuf Kalla lihat langsung lokasi banjir bandang di Simpang Manunggal Lima Kaum
Sebelum melihat Lokasi Yusuf Kalla dsn
Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan 12 tersebut adalah diterima Bupati Tanah Datar Kediamannya di Gedung Indo Jalito Batusangkar
Kunjungan Jusuf Kalla untuk melihat lokasi terdampak bencana banjir bandang serta menyalurkan bantuan mendesak bagi warga terdampak tersebut didampingi Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama anggota Forkopinda dan seluruh OPD dilingkungan Pemds Tsnsh Datsr termasuk anggota PMI Tana
Jusuf Kalla mengatakan prihatin dan turut berdukacita atas musibah yang melanda Sumatera Barat khususnya di Tanah Datar.
“Saya prihatin atas musibah ini dan juga kepada saudara kita yang menjadi korban dari bencana banjir bandang ini,” kata dia.
Jusuf Kalla mengatakan bencana tersebut adalah pembelajaran serta peringatan kepada kita bersama dalam menjaga lingkungan.
“Sebab utama banjir bandang ini adalah kerusakan lingkungan. Ini menjadi peringatan bagi kita semua, kita tidak menyalahkan siapa siapa mari kita instrospeksi diri kita masing-masing,” kata dia.
Dia menyebut, terkait banjir bandang yang melanda Sumatera Barat, PMI lebih fokus kepada tanggap darurat membantu masyarakat yang membutuhkan.
Baik bantuan berupa makanan sehari hari, perlengkapan hidup seperti selimut, pakaian, serta kebutuhan mendesak lainnya.
“Karena masyarakat yang terdampak itu pastilah hilang semuanya. Jadi PMI lebih banyak kepada tanggap darurat membantu masyarakat yang membutuhkan,”
Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan, banjir bandang di daerah itu menerjang enam kecamatan. Kecamatan X Koto, Batipuh, Pariangan, Lima Kaum, Rambatan, dan Sungai Tarab.
Pemkab Tanah Datar dibantu petugas gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan masih hilang dan menyalurkan bantuan logistik serta membentuk dapur umum.
Bupati minta kepada warga Tanah Datar bagi yang merasa kehilangan anggota keluarga pasca banjir bandang diharapkan untuk menginformasikan identitas anggota keluarga ke posko utama di Gedung Indojolito Batusangkar.(Mdtk)