TANAH DATAR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama jemaah Masjid Mustaqim, Jorong Kubu Rajo, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Senin (2/11).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumbar didampingi Bupati Tanah Datar Eka Putra, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Rektor UIN Batusangkar, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, pejabat utama Polres Tanah Datar, Camat Lima Kaum, Wali Nagari Limo Kaum, serta tokoh masyarakat setempat.
Kunjungan diawali dengan melaksanakan salat berjemaah di Masjid Mustaqim, kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi bersama pengurus masjid dan jemaah.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Masjid Mustaqim Lima Kaum, Zainal Efendi, S.H., menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolda Sumatera Barat beserta Bupati Tanah Datar atas kunjungan dan silaturahmi ke Masjid Mustaqim.
Zainal Efendi juga menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Mustaqim merupakan hasil kepedulian seorang donatur tunggal, H. Bachkrial, seorang perantau sukses asal Sumatera Barat yang memberikan dana hibah sekitar Rp11 miliar untuk pembangunan masjid tersebut.
Masjid yang berdiri megah di Jorong Kubu Rajo, Nagari Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, itu resmi digunakan pada Sabtu, 31 Januari 2026. Peresmiannya dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah.
Keberadaan Masjid Mustaqim diharapkan tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat kebersamaan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Datar, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Kapolda Sumatera Barat beserta rombongan ke Kabupaten Tanah Datar.
Menurut Eka Putra, kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan silaturahmi antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia juga mengapresiasi kegiatan yang diawali dengan salat berjemaah di Masjid Mustaqim Lima Kaum.
Bupati berharap, melalui kegiatan tersebut, hubungan baik dan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat semakin kuat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tanah Datar.
Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Jawari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Tanah Datar beserta jajaran pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Tanah Datar, khususnya jemaah Masjid Mustaqim Lima Kaum, atas sambutan hangat dan penerimaan yang penuh kekeluargaan terhadap dirinya bersama rombongan.
Ia mengatakan, kehadirannya di Kabupaten Tanah Datar merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi dan tugas Polri, yakni membangun sinergi serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat. Keamanan yang kondusif tidak bisa terwujud hanya dengan mengandalkan petugas, tetapi membutuhkan kepedulian bersama dan hubungan yang erat antara polisi dan warga,” ujar Irjen Pol. Jawari.
Kapolda juga menegaskan bahwa peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan kondisi lingkungan masing-masing sehingga dapat mengetahui lebih awal apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas maupun berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitarnya.
Beberapa persoalan yang menjadi perhatian bersama di antaranya judi online, penyalahgunaan narkoba, kejahatan seksual, serta berbagai bentuk tindakan yang dapat merusak tatanan kehidupan sosial dan moral masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat hingga generasi muda, untuk meningkatkan kepedulian dan tidak bersikap acuh terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, pencegahan berbagai bentuk kejahatan dan penyakit sosial tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Dibutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat, termasuk kesediaan untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya indikasi tindak kejahatan.
Ia juga menyampaikan bahwa masjid bukan hanya menjadi tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi memiliki peran penting sebagai ruang mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, serta menyerap berbagai aspirasi dan persoalan masyarakat, termasuk yang berkaitan dengan keamanan lingkungan.
Dengan komunikasi dan silaturahmi yang terus terjalin, diharapkan tercipta kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat dalam mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat semakin erat sehingga tercipta situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Tanah Datar (mdtk)