Sawahlunto,–Forum Koordinasi Stunting Kota menyepakati komitmen bersama untuk meningkatkan konvergensi dan konsolidasi dalam upaya penurunan stunting. di Aula Sentra IKM,
Wakil Wali Kota Zohirin Sayuti meminta kepada Forum Koordinasi Stunting agar penurunan stunting dapat terus menjadi program prioritas, sebab menyangkut kondisi kesehatan baik fisik maupun psikologis dari generasi penerus.
“Memang pada 2022 Sawahlunto sudah berhasil menurunkan prevalensi stunting sampai 13 persen. Namun kita tidak boleh puas dan lalai dengan itu, prevalensi stunting harus terus diturunkan,”
Kota Sawahlunto sat ini termasuk salah satu lokus prevalensi pencegahan dan penurunan angka stunting di Sumatera Barat.
“Jangan sampai setelah berhasil turun nanti membuat kita lengah lalu terjadi kenaikan, tidak boleh seperti itu. Makanya kita mengingatkan tolong, program -program penanganan stunting selama ini dipertahankan, kalau bisa ditingkat akan sehingga untuk persoalan stunting yang masih tersisa sekarang bisa semakin diturunkan,
Wawako Zohirin menilai persoalan stunting tidak boleh dianggap sepele atau dimasukan dalam hal-hal seremonial saja, karena menurunkan prevalensi stunting ini memiliki urgensi tinggi untuk membentuk generasi penerus yang sehat, kuat dan unggul.(ML)