Bupati Tanah Datar  Launcing Pondok Pesantren Tahfizh Quran Dan Yatim Fest III Dengan Hati Rumah Tahfizh Pagaruyung

Bupati Tanah Datar  Launcing Pondok Pesantren Tahfizh Quran Dan Yatim Fest III Dengan Hati Rumah Tahfizh Pagaruyung

Tanah Datar. Bupati Tanah Datar Eka Putra  Launcing Pondok Pesantren Tahfizh Quran (PPTQ) dan Semarak Muharram Yatim Fest III Dengan Hati Rumah Tahfizh Dengan Hati Surau Kabu-Kabu Kampung Pagaruyung

Launching PPTQ  juga dihadiri  Camat Tanjung Emas Zulkifli Idris, Perwakilan Ka Kemenag, perwakilan wali nagari Pagaruyung, wali jorong dan segenap pengurus Rumah Tahfizh Dengan Hati  di Masjid Nurul Qolbi surau Kabu-kabu tersebut Minggu (28/7)

ketua panitia pelaksana Ustazah Fauzia Rasna mengatakan saat ini Yatim Fest III dilaksanakan di Masjid Nurul Qolbi dengan menghadirkan 100 anak yatim dari berbagai kecamatan di Tanah Datar.

“Sementara untuk kegiatan pondok tahfizh qur’an dikatakannya dimulai diawal bulan Juli ini dengan santri awal sebanyak 10 orang dan itu semua gratis, untuk yatim fest anak-anak diberikan perlengkapan sekolah dan kebutuhan lainnya,“ ucap Fauziah.

Untuk perkembangan pembangunan pondok disampaikannya saat ini sedang dikerjakan pembangunan ruangan serba guna.

Pembina Pondok Pesantren Tahfizh Qur’an Dengan Hati ust. Elfiandi, M.A menyebutkan pondok tahfizh Dengan Hati ini didirikan semenjak tahun 2012. Pada tahun 2013 peringatan hari jadi yang pertama, satu tahun berikutnya diundang Opick dan seterusnya bekerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar dan ikut dalam pelaksanaan wakaf 1000 hafizh.

“Alhamdulillah, dengan terus berkembangnya rumah hafizh ini, hingga saat ini sudah berdiri sebuah masjid megah dengan nama Masjid Nurul Qalbi yang disumbangkan oleh salah seorang donatur di atas tanah waqaf dan ditahun ini berdiri pondok penghafal Al-Quran dan hari ini dilauncing,“

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengaku sangat bangga dan akan terus mensuport karena ini yang akan mendukung program unggulan kita Satu Rumah Satu Hafizh/Hafizah, dan dengan launchingnya PPTQ ini tentu akan terus lahir dan berkembang rumah ataupun pondok tahfizh di Tanah Datar,“

Dengan kemajuan teknologi saat ini sudah barang tentu akan mempengaruhi generasi muda penerus bangsa, sehingga generasi muda harus dibentengi dari pengaruh buruk era digital saat ini.

“Harapan kita, kedepan akan terus tercipta generasi yang unggul, cerdas, berkarakter dan taat beragama serta hafizh Al-Quran, (Mdtk)