PADANG — Semangat kepedulian dan gotong royong kembali ditunjukkan keluarga besar Juang Kencana BKKBN Sumatera Barat. Melalui program Badoncek Juang Kencana, bantuan diberikan kepada seorang pensiunan BKKBN Kabupaten Tanah Datar yang mengalami musibah kebakaran.
Penyerahan bantuan berlangsung dalam pertemuan bulanan Juang Kencana yang digelar di Mushala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat di Padang. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan keluarga besar Juang Kencana.
Ketua Juang Kencana Tanah Datar, Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, S.H., M.H., melalui Dr. Salman, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pengurus Juang Kencana Provinsi Sumatera Barat atas kepedulian serta bantuan yang diberikan kepada keluarga besar Juang Kencana Tanah Datar yang sedang mengalami musibah.
Menurut Mustafa Akmal, bantuan melalui program Badoncek tidak hanya memiliki nilai materi, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian, solidaritas, dan semangat kekeluargaan di antara anggota Juang Kencana.
«“Terima kasih dan penghargaan kami sampaikan kepada Pengurus Juang Kencana Provinsi Sumatera Barat yang telah menunjukkan kepedulian dan memberikan bantuan kepada keluarga kita yang sedang mengalami musibah. Semoga semangat kebersamaan dan gotong royong ini terus terpelihara,” ujar Dr. Salman menyampaikan pesan Mustafa Akmal.»
Ia berharap program Badoncek terus menjadi tradisi positif di lingkungan Juang Kencana. Organisasi, katanya, tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu hadir memberikan dukungan nyata ketika ada anggota atau keluarga besar yang mengalami musibah.
Memoar Mustafa Akmal Rekam Perjalanan Pengabdian
Selain penyerahan bantuan, dalam pertemuan bulanan tersebut juga dilakukan penyerahan buku memoar karya Ketua Juang Kencana Tanah Datar, Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, S.H., M.H., berjudul “Memoar Mustafa: Wartawan, PNS, Dosen, Aktivis, dan Advokat.”
Buku memoar tersebut sebelumnya telah diperkenalkan dalam kegiatan Jambore Juang Kencana (Juken) IX Nasional di Surabaya tahun 2026.
Memoar tersebut merekam perjalanan panjang Mustafa Akmal dalam berbagai bidang profesi dan pengabdian, mulai dari wartawan, pegawai negeri sipil (PNS), dosen, aktivis, hingga advokat. Di dalam buku tersebut juga dipaparkan pengalaman Mustafa Akmal selama bertugas di lingkungan BKKBN.
Perwakilan Juang Kencana Sumatera Barat, Wisma Miharti, mengatakan bahwa penyerahan buku memoar tersebut menjadi salah satu kegiatan yang berbeda dibandingkan utusan daerah lainnya dalam rangkaian Jambore Juken IX Nasional di Surabaya.
«“Salah satu kegiatan kita yang berbeda dengan utusan daerah lain adalah penyerahan buku memoar Ketua Juang Kencana Tanah Datar, Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali. Dalam buku memoar tersebut juga dipaparkan pengalaman beliau selama bertugas di lingkungan BKKBN, selain perjalanan pengabdian beliau sebagai wartawan, PNS, dosen, aktivis, dan advokat,” ujar Wisma Miharti.»
Menurut Wisma, memoar tersebut tidak sekadar menjadi catatan perjalanan pribadi, tetapi juga merupakan dokumentasi pengalaman pengabdian yang dapat memberikan inspirasi dan pembelajaran bagi keluarga besar Juang Kencana.
“Bagi kami, memoar ini bukan sekadar sebuah buku, tetapi juga bagian dari dokumentasi perjalanan pengabdian dan pengalaman yang bisa menjadi pembelajaran serta inspirasi bagi keluarga besar Juang Kencana,” tambahnya.
Buku memoar tersebut kemudian diserahkan kepada perwakilan Juang Kencana Sumatera Barat, Ibu Gusmaidar, sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dan gagasan di lingkungan keluarga besar Juang Kencana.
Juken Sumbar Raih Penghargaan Desain Poster Terbaik
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan hadiah dan piagam penghargaan sebagai desain poster terbaik pada Jambore Juang Kencana IX Nasional di Surabaya tahun 2026.
Hadiah dan piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Ibu Wisma Miharti kepada Ketua Juang Kencana Sumatera Barat yang diwakili oleh Ibu Gusmaidar.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas dan kontribusi Juang Kencana Sumatera Barat dalam mendukung kegiatan Jambore Juang Kencana IX Nasional di Surabaya.
Pertemuan tersebut menjadi momentum yang memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan keluarga besar Juang Kencana. Kepedulian sosial melalui program Badoncek berjalan beriringan dengan upaya mendokumentasikan perjalanan dan pengalaman para anggota, sekaligus memberikan apresiasi terhadap berbagai kontribusi yang telah diberikan.
Semangat gotong royong, kepedulian, kekeluargaan, dan apresiasi terhadap anggota diharapkan terus tumbuh dan menjadi kekuatan bagi keluarga besar Juang Kencana BKKBN Sumatera Barat dan Kabupaten Tanah Datar./mdtk