Yogyakarta — Kabupaten Tanah Datar kini memiliki seorang doktor di bidang Keilmuan Pariwisata. Semangat belajar sepanjang hayat kembali dibuktikan oleh Dr. Rina Aziz, S.Par., M.M., M.Par., yang berhasil meraih gelar Doktor setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam Sidang Tertutup Program Doktor Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STPIRAM) Yogyakarta dengan konsentrasi Bisnis Pariwisata.
Rina Aziz yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat Bidang Wilayah IV berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Representasi Konseptual Pariwisata dalam Konteks Budaya Menjadi Teori Mini Bajanjang Naiak” di hadapan tim penguji yang terdiri Prof. JOHN J.O.I Ihalauw. SE., Ph.D., CHE, Prof.Dr. Ir. Sugiarto, MSc., CHE, Prof. Toni Hendratono, Prof Diena Mutiara Lemy, A.Par., MM., CHE,
Supina, S.ST., M.Par., MM.,Ph.D., CHE. Dr. Dwiyono Rudi Susanto, SE, MM. M.Par. CHE dan Dr. Amin Kiswantoro M.Par., CHE
Berkat pemaparan disertasi yang komprehensif serta kemampuannya menjawab seluruh pertanyaan dari tim penguji, Rina Aziz dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor (Dr.) di bidang Keilmuan Pariwisata.
Rasa syukur pun diungkapkan Rina Aziz atas pencapaian tersebut. Baginya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa usia bukanlah alasan untuk berhenti menambah ilmu.
Tepat pada bulan Juli lalu, Rina Aziz genap berusia 65 tahun. Namun, semangatnya untuk terus belajar, berkarya, dan meningkatkan kualitas diri tidak pernah surut. Baginya, menuntut ilmu adalah proses yang harus terus dilakukan sepanjang hayat.
Selain dikenal sebagai akademisi, Dr. Rina Aziz juga merupakan pengusaha Kiniko yang telah lama berkiprah dalam mengembangkan produk unggulan daerah serta memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera Barat.
Sosoknya dikenal sebagai perempuan yang gigih, pekerja keras, memiliki semangat pantang menyerah, serta selalu menjadikan pendidikan sebagai bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
Usai menyandang gelar Doktor, Dr. Rina Aziz berharap ilmu pariwisata yang diperolehnya dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat daya saing produk-produk unggulan daerah, khususnya di Sumatera Barat.
Ia juga berharap keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi kaum perempuan, pelaku usaha, dan generasi muda agar tidak pernah berhenti belajar.
Menurutnya, pendidikan adalah investasi terbaik yang tidak mengenal batas usia. Dengan tekad, kerja keras, doa, dan ketekunan, setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih cita-cita setinggi mungkin.
“Usia bukanlah alasan untuk berhenti menambah ilmu. Selama Allah SWT masih memberikan kesehatan dan kesempatan, teruslah belajar, karena ilmu yang bermanfaat adalah bekal terbaik untuk mengabdi kepada masyarakat dan membangun bangsa,” ungkap Dr. Rina Aziz penuh syukur.(Mdtk)