Pasangan Surian Solok Selatan Raih Juara Pertama Turnamen Koa Perantau Minang di Ciputat

Pasangan Surian Solok Selatan Raih Juara Pertama Turnamen Koa Perantau Minang di Ciputat

JAKARTA – Pasangan Afdirola Sari Marajo dan Aldy Kamba asal Surian, Kabupaten Solok Selatan, berhasil meraih juara pertama dalam pertandingan Koa antarperantau Minang di kediaman Herman di Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu.

Turnamen tersebut diikuti 16 pasangan pemain koa utusan perantau Minang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut digagas oleh tuan rumah Herman sebagai wadah silaturahmi sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antarperantau Minang di wilayah Jabodetabek.

Pada partai final, pasangan Afdirola Sari Marajo dan Aldy Kamba tampil konsisten dan berhasil mengungguli lawan-lawannya sehingga berhak menyandang gelar juara pertama.

Sementara posisi runner up diraih pasangan Azwirman Rajo dan Jun Haszulman yang berasal dari Bukittinggi dan Simabua Tanah Datar

Menurut Herman, selain mencari pasangan terbaik, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat tali persaudaraan sesama perantau Minang yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Pertandingan koa dibagi ke dalam empat pool untuk menentukan pasangan yang berhak melaju ke babak berikutnya hingga partai final.

Selain pertandingan koa, panitia juga menggelar pertandingan domino yang diikuti lima pasang pemain.

Menurut Herman, pertandingan domino tersebut masih bersifat uji coba dan akan terus dievaluasi untuk kemungkinan dijadikan agenda tetap pada pertemuan-pertemuan berikutnya.

Ketua Panitia Edi Aswandi St. Malano didampingi Sekretaris Juan Paduko Batuah dan Bendahara Jhonni Asmara St. Bagindo menyampaikan terima kasih kepada Herman yang telah menyediakan tempat dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menjaga suasana pertandingan tetap sportif, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah serta seluruh peserta yang telah menyukseskan kegiatan ini. Semoga silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan,” ujar Edi Aswandi.

Salah seorang peserta asal Kabupaten Tanah Datar, Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, SH, MH, turut menyampaikan apresiasi kepada panitia dan tuan rumah atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, pertandingan koa dan domino antarperantau Minang tidak hanya menjadi ajang mengasah kemampuan bermain, tetapi juga sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat rasa persaudaraan di kalangan perantau.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu mempertemukan perantau Minang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang berdomisili di Jabodetabek. Selain menyalurkan hobi, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah, memperluas jaringan pertemanan, sekaligus menghilangkan kejenuhan setelah menjalani rutinitas pekerjaan sehari-hari,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan melibatkan lebih banyak peserta pada masa mendatang sehingga hubungan antarsesama perantau Minang semakin erat, sekaligus menjadi sarana melestarikan permainan tradisional koa yang telah lama dikenal di tengah masyarakat Minangkabau.(M.akmal)