Tanah Datar — Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Mushala Baitul Aripin, Perumahan Arai Pinang 1 dan Chaniago, Nagari Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, pada momentum Hari Raya Idul adha.
Sebanyak 11 ekor sapi kurban milik jemaah disembelih oleh panitia bersama masyarakat setempat sejak pagi hari. Proses pelaksanaan kurban berlangsung lancar dengan melibatkan para jemaah, pemuda, serta warga sekitar yang turut membantu mulai dari penyembelihan hingga pembagian daging kurban.
Ketua panitia kurban, Juprisal, didampingi Wakil Ketua Syamsuir, mengatakan bahwa jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya jumlah hewan kurban hanya berkisar sekitar 9 ekor sapi, tahun ini meningkat drastis menjadi 11 ekor sapi.
“Kurban tahun ini mengalami peningkatan, baik dari jumlah hewan maupun keterlibatan jemaah dan masyarakat,”
Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada kaum ibu di Arai Pinang dan Chaniago yang telah turut membantu menyiapkan dan memasak hidangan bagi panitia serta masyarakat. Kebersamaan tersebut semakin terasa dengan adanya makan bersama antara warga dan panitia kurban usai kegiatan penyembelihan.
Keterlibatan seluruh unsur masyarakat, mulai dari kaum bapak, pemuda hingga kaum ibu, menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan pelaksanaan kurban tahun ini.
Ketua Mushala Baitul Aripin Arai Pinang 1 Limo Kaum, Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, SH, MH, didampingi Sekretaris Mudasir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia kurban yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah bergotong royong sehingga kegiatan kurban berjalan lancar, tertib, dan penuh kebersamaan,” katanya.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima di lingkungan Arai Pinang 1, Chaniago, dan sekitarnya. Panitia berharap kegiatan kurban tidak hanya menjadi ibadah semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antarwarga.
Momentum Iduladha juga dimanfaatkan masyarakat untuk menumbuhkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong yang terus dijaga di tengah kehidupan bermasyarakat.