Padang Panjang,— Alumni SMAN Padang Panjang angkatan 1980 menggelar reuni 45 tahun di Hotel Aulia, Kota Padang Panjang.
Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi para alumni yang telah 45 tahun menamatkan pendidikan di SMAN Padang Panjang.
Reuni berlangsung dalam nuansa persahabatan dan keakraban, diwarnai dengan temu kangen, berbagi cerita, serta mengenang masa-masa sekolah.
Para alumni yang hadir datang dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Sumatera Barat, menunjukkan kuatnya ikatan silaturahmi yang tetap terjaga hingga kini.
Kegiatan reuni ini difasilitasi oleh Dr. Lisnur, yang bertugas dan tinggal di Sungai Penuh, Kerinci, sekaligus pemilik Hotel Aulia. Dukungan Dr. Lisnur membuat acara berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh peserta.
Acara reuni dipandu oleh Bendrial, yang turut menyampaikan apresiasi kepada para alumni. Meskipun hanya 20 orang yang hadir, kehadiran mereka dinilai telah mewakili seluruh kegiatan alumni dan menunjukkan komitmen untuk tetap menjaga silaturahmi.
Bendrial berharap pada pertemuan berikutnya akan lebih banyak alumni yang hadir, meski sebelumnya ia mengakui sudah menghubungi kawan-kawan secara langsung, tetapi tetap berpraduga baik karena mereka sudah memiliki agenda lain.
Ketua Alumni SMAN Padang Panjang 1980, Dafri, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran semua alumni, meski sebagian telah purna tugas. Ia mengapresiasi semangat para alumni untuk tetap menjaga silaturahmi dan mempererat persahabatan meski waktu telah berlalu puluhan tahun.
Selain itu, Dafri juga menyampaikan terima kasih khusus kepada Dr. Lisnur atas fasilitas tempat yang telah disediakan. Ia menambahkan bahwa reuni ini semakin berkesan karena bertepatan dengan undangan pesta perkawinan rekan mereka, Chandra Agusta, sehingga suasana kebersamaan semakin meriah.
Dalam pertemuan itu, Dafri juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh alumni karena masih bisa bersilaturahmi, melihat kawan yang sedang bergembira, mengunjungi kawan yang sakit, termasuk guru, serta melaksanakan takziah untuk kawan yang meninggal.
Ia menekankan bahwa meski tidak semua alumni hadir, perwakilan mereka selalu ikut hadir dalam berbagai momen penting, menunjukkan komitmen dan solidaritas angkatan 1980.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut disampaikan masukan dari beberapa alumni yang hadir, di antaranya Erdiko, Mustafa Akmal, Datuk Sidi Ali, Ruswendi, Desnita Roseti, Datuk Emil untuk terus meningkatkan kegiatan sosial “dari kita untuk kita”. Khusus untuk alumni yang tinggal di Kota Padang Panjang, disarankan agar melaksanakan kegiatan pengajian dan olahraga bersama setiap minggu, sebagai upaya mempererat persaudaraan dan menjaga kesehatan.
Dalam kesempatan yang sama, disepakati untuk melaksanakan wisata dakwah ke Kabupaten Kerinci. Rencana ini disambut baik oleh Dr. Lisnur, yang menyatakan siap menjadi tuan rumah dan memfasilitasi kegiatan tersebut, sehingga diharapkan menjadi pengalaman kebersamaan yang bermanfaat dan memperkuat silaturahmi antaralumni.
Selain mempererat kembali hubungan antarsesama alumni, kegiatan reuni ini juga menjadi ajang untuk memperkuat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap almamater. Para peserta berharap silaturahmi ini dapat terus terjalin dan menjadi awal dari kegiatan positif lainnya di masa mendatang.
Reuni 45 tahun ini ditutup dengan suasana hangat dan penuh kebahagiaan, mencerminkan persahabatan yang tetap terpelihara meski waktu telah berlalu puluhan tahun.
Kegiatan reuni ditutup dengan foto bersama seluruh peserta, sebagai kenang-kenangan atas momen bersejarah ini. Setelah itu, para alumni menghadiri pesta perkawinan Chandra Agusta yang berlangsung di Ruang Pertemuan Hotel Aulia Silaing Bawah, Padang Panjang, sehingga kebersamaan dan suasana meriah terus berlanjut.(mdtk)