Wali Nagari III Koto Kecamatan Rambatan Salurkan Bantuan Beras Untuk 482 KK Di 10 Jorong

Wali Nagari III Koto Kecamatan Rambatan Salurkan Bantuan Beras Untuk 482 KK Di 10 Jorong

Tanah Datar— Wali Nagari III  Koto  Kecamatan Rambatan Willy Adha  menyalurkan bantuan beras ketahanan pangan kepada 482 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 10 jorong, Kamis (24/7).

Bantuan ini merupakan program ketahanan pangan dari pemerintah pusat melalui Dana Desa tahun 2025.

Wali Nagari III Koto, Willy Adha, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama dalam menghadapi gejolak harga bahan pokok yang terjadi beberapa bulan terakhir. Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras, yang langsung disalurkan ke masing-masing jorong

Sedangkan 10 jorong yang warganya menerima bantuan tersebut yakni dari Jorong Galogandang, Turawan, Kalumpang Padang Luar, Panta Padang Luar, Gantiang Padang Luar, Bonai Padang Luar, Guguak Jambu Padang Luar, Aua Sarumpun Padang Luar, Pasir Jaya Padang Luar, dan Siturah Padang Luar.

“Ini merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan yang bertujuan membantu masyarakat di tengah tekanan ekonomi. Kami dari pemerintah nagari hanya sebagai perpanjangan tangan untuk memastikan bantuan sampai ke penerima,” ujar Willy Adha.

Wali Nagari mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dan saling tolong menolong. Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan jika ada kendala atau ketidaktepatan data penerima. “Kita ingin bantuan ini betul-betul tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat,” katanya.

Sebagai bentuk akuntabilitas, pemerintah nagari juga telah memverifikasi ulang daftar penerima bersama kepala jorong dan lembaga nagari. Pendataan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan unsur Bamus, tokoh masyarakat, dan pendamping desa.

Willy Adha menambahkan, ke depan pemerintah nagari juga akan fokus pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pertanian, peternakan, dan UMKM. “Tujuan akhir dari ketahanan pangan ini adalah kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Salah satu warga penerima bantuan, Uni Yusni dari Jorong  Galo Gandang mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami untuk kebutuhan harian. Semoga program ini bisa berlanjut ke depan (mdtk)