PADANG PANJANG— Sejumlah wartawan dari berbagai media lokal dan komunitas jurnalis muda mengikuti Pelatihan Konten Kreator di Aula Islamic Centre Padang Panjang, rabu (9/7).
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Pengelola Islamic Centre (BPIC), Ir. Nasrul Yahya.
Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas wartawan dalam memproduksi konten berita digital yang menarik, akurat, dan adaptif terhadap perkembangan media sosial. Para peserta mendapat pembekalan langsung dari narasumber nasional, Yansen, seorang pelatih konten kreator berpengalaman.
Materi yang disampaikan berbasis praktik lapangan, mencakup strategi menyusun berita singkat, teknik pengambilan gambar, hingga penyuntingan video untuk keperluan multiplatform digital.
“Ikhtiar ini bagian dari upaya Islamic Centre menjembatani kebutuhan zaman. Para jurnalis harus dibekali keahlian konten digital agar dakwah dan informasi publik tersampaikan lebih luas,” kata Ir. Nasrul Yahya.
Selama pelatihan, peserta tak hanya mendengar teori, namun juga langsung memproduksi konten dari kegiatan yang sedang berlangsung. Hasil karya kemudian dipresentasikan dan dinilai secara langsung oleh narasumber.
“Sebagai wartawan, saya terbiasa menulis. Tapi membuat berita dalam bentuk video singkat dan disesuaikan dengan algoritma media sosial adalah hal baru dan sangat menantang,” ujar mustafa akmal , salah satu peserta dari media
Badan Pengelola Islamic Centre berharap pelatihan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan jaringan konten kreator keislaman yang profesional dan beretika. Islamic Centre juga membuka peluang kerja sama pelatihan serupa dengan instansi, media, dan komunitas lainnya di masa depan.
BPIC memiliki visi besar menjadikan Islamic Centre Padang Panjang sebagai destinasi religi dan edukasi digital berkelas nasional, yang dapat menarik sejuta pengunjung setiap tahun. Dengan dukungan konten digital yang menarik dan promosi yang tepat, Islamic Centre diyakini mampu menjadi ikon wisata dakwah yang modern dan inspiratif di Sumatera Barat.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Islamic Centre dalam mendorong transformasi digital di dunia jurnalistik lokal dan promosi kawasan sebagai pusat peradaban umat di era teknologi. (M.akmal)