Tanahdatar,— Sebanyak 700 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Tanah Datar terima zakat bantuan pendidikan dari Baznas sebesar ,Rp342.900.000 Selasa (18/8).
Penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Ketua Baznas Tanah Datar, Yasmansyah, beserta jajaran kepada Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, H. Hendri Pani Dias. Diaula Kantor
laporan Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag, Abu Hanifah, bantuan disalurkan kepada madrasah negeri maupun swasta. Sebanyak 71 siswa dari 7 MI menerima bantuan pendidikan sebesar Rp400.000 per orang.
Sementara itu, 629 siswa dari 47 MTs menerima bantuan sebesar Rp500.000 per orang.
Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, H. Hendri Pani Dias. Mengakui Penyaluran zakat tahap pertama ini dikembalikan secara langsung kepada lingkungan madrasah untuk membantu keberlanjutan pendidikan para siswa penerima manfaat.
Alokasi bantuan disesuaikan secara proporsional dengan besaran zakat yang berhasil dihimpun dari ASN di tiap madrasah. “Kuota tiap madrasah kita bagi berdasarkan banyaknya zakat yang terkumpul.
Kita prioritaskan untuk yang belum pernah menerima bantuan PIP, atau dengan kondisi khusus yang memang layak menerima dan masuk dalam asnaf yang 8,”
Proses pendistribusian selanjutnya dikawal langsung oleh tim Baznas untuk diserahkan kepada siswa atau orang tua, dengan koordinasi bersama kepala madrasah dan guru pendamping.
Pihak Kemenag menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyaluran bantuan pendidikan bagi ratusan peserta didik madrasah ini.
H. Hendri Pani Dias berharap dana zakat tersebut dapat dimanfaatkan tepat sasaran untuk menunjang kebutuhan sekolah. “Alhamdulillah di tahap pertama ini kita salurkan kepada 700 siswa madrasah, mudah-mudahan berkah dan digunakan sebagaimana mestinya,” tuturnya sembari berpesan agar para siswa semakin giat belajar dan menguasai keahlian khusus sebagai modal masa depan.
Ke depan, program sinergi bersama Baznas akan terus dikembangkan mencakup zakat bantuan pendidikan bagi santri pondok pesantren hingga zakat berbasis ekonomi produktif.
Selain penyaluran zakat, program sedekah harian melalui gerakan TASKA (Tabungan Sedekah Barokah) juga telah berjalan di MTsN 5 dan MIN 1 Tanah Datar.
Dana TASKA ini nantinya disalurkan kembali untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan madrasah yang tidak tertampung oleh alokasi dana zakat, BOS, maupun dana komite.
Sinergi yang kokoh antara Baznas dan Kemenag Tanah Datar diharapkan dapat terus membantu mendorong pemerataan serta peningkatan mutu pendidikan madrasah di daerah.
Melalui tata kelola zakat dan sedekah yang akuntabel dan syar’i, diharapkan membantu program-program strategis pendidikan di Kabupaten Tanah Datar agar dapat terlaksana secara berkelanjutan.(Rel/mdtk)