Padang- Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kesehatan menemukan 395 Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) yang tersebar diseluruh Kecamatan Kota Padang
Sebaran itu dengan rincian Januari 48 kasus, Februari 40 kasus , Maret 34 kasus, April 36 kasus, Mei 47 kasus, Juni 50 kasus, Juli 49 kasus, Agustus 47 kasus dan 44 kasus selama September ujar Sub Koordinator Pencegahan & pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Evawestari melalui Dinas Kominfo Padang
Karena itu ia minta Menjaga lingkungan harus menjadi prioritas bersama dan memerlukan dukungan dari semua sektor, termasuk kelurahan dan kecamatan,”
Selain itu, ia juga mengatakan untuk pencegahan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), pihaknya telah melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan gotong-royong di lokasi-lokasi yang perlu dibersihkan, dan setelah itu akan dilakukan fogging.
“Jika terdapat lebih dari satu rumah yang memiliki jentik, dan tingkatnya melebihi 5 persen, maka perlu dilakukan fogging. Namun, jika hanya satu rumah yang memiliki jentik dan masih dalam batas 5 persen, berarti rumah lainnya bersih, sehingga perhatian harus lebih difokuskan pada pemilik rumah yang terjangkit,”
Hal yang tidak kalah penting adalah melaksanan 3 M Plus, yaitu menguras bak mandi, menutup tempat-tempat penampungan air, dan yang ketiga mendaur ulang barang-barang bekas.
“Untuk plusnya menggunakan kawat kasa di ventilasi rumah, menggunakan baju lengan panjang, kemudian menggunakan lotion dan obat anti nyamuk,”
Dinkes Kota Padang juga mengimbau kepada masyarakat untuk memaksimalkan program satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik) yang bertanggung jawab terhadap kebersihan rumah tersebut.
“Penyuluhan dan sosialisasi di puskesmas serta posyandu juga terus digencarkan, kita mengajak masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan serta berprilaku hidup sehat, (tafa)