Pasbar, -200 KK di Tanjung Harapan, Nagari Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang terkena Musibah banjir yang melanda sejak Jumat (3/11)
Mendengar musibah yang menimpa warganya Bupati Pasaman Barat Hamsuardi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman Barat dan didampingi Ketua TP-PKK Pasbar Ny. Titi Hamsuardi serta stakeholder terkait, menyerahkan bantuan sebanyak 2 ton beras kepada lebih kurang 200 KK di Tanjung Harapan Ujung Gading tersebut.
Bupati Hamsuardi menyebutkan bantuan yang diserahkan dari Baznas Pasbar tersebut tidaklah banyak, namun diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir itu. Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa Pemda Pasbar berencana mendirikan shelter guna memasok dan mempersiapkan pelaratan darurat ketika terjadi bencana banjir.
“Musibah banjir ini sudah menjadi musibah langganan bagi kita di Koto Sawah ini. Kedatangan kami hari ini hanya sedikit memberikan semangat, dan sedikit bantuan beras dari Baznas Pasbar.
Semoga sedikit bantuan ini dapat bermanfaat bagi bapak ibu semua. Rencananya, kita juga akan mendirikan shelter. Ketika banjir melanda, sudah siapkan beras, kompor dan peralatan lainnya,”
Ketua Baznas Pasbar Devi Irawan menjelaskan sejak terjadi banjir di Kecamatan Lembah Melintang dan langsung meninjau dan memverifikasi masyarakat yang terdampak musibah banjir tersebut
Di Koto Sawah sendiri, lebih kurang 200 KK, masing-masing KK akan mendapat satu karung beras isi 10 kg. Selain di Koto Sawah, daerah lain di Ujung Gading juga terdampak seperti Irian, Sumba dan Lombok.
Sementara tokoh masyarakat Nurman mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Hamsuardi beserta rombongan. Ia menjelaskan, banjir memang kerap terjadi di Tanjung Harapan, Nagari Koto Sawah. Untuk itu, ia berharap kedatangan Bupati Hamsuardi bersama rombongan dapat memberikan bantuan dan movitasi kepada masyarakat setempat.
Setelah menyerahkan bantuan beras, Bupati Hamsuardi bersama stakeholder terkait langsung meninjau lokasi banjir di Sumba dan Taluak Ambun, Ujung Gading. Rumah yang terdampak banjir rencananya akan direlokasi sebelum dibangun oleh Baznas Pasbar.(lukman Hasibuan)